SUARA SEMARANG - Warga yang kehilangan dokumen kependudukan saat terjadi banjir diberikan layanan pembuatan secara gratis.
Pemkot Semarang memberikan layanan gratis pembuatan dokumen kependudukan salah satunya bagi warga Perumahan Wahyu Utomo Kecamatan Ngaliyan yang terdampak banjir pada Minggu (6/11/2022).
Sejumlah warga kehilangan dokumen kependudukan saat limpasan air dari Kali Beringin menerjang wilayah pemukiman di Perumahan Wahyu Utomo.
Diantaranya ada dokumen KTP, Kartu Keluarga, Akta Lahir, yang ikut hanyut terbawa air limpasan banjir.
Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita memerintahkan lurah setempat untuk segera mendata siapa saja warga yang kehilangan.
"Dokumen kependudukan silakan didata semuanya yang hilang akan dibuatkan gratis dan cepat," kata Mbak Ita, Rabu (9/11/2022) malam.
Proses pembuatan dokumen kependudukan akan dilakukan secepat mungkin oleh Disdukcapil. Tak ada syarat utama, hanya menggunakan data yang dihimpun oleh lurah setempat.
Mbak Ita juga menyempatkan untuk menyalurkan bantuan langsung berupa uang tunai dan beberapa barang yang dibutuhkan.
"Semua diproses untuk penerima bantuan meski KTP hilang yang penting didata oleh lurah setempat," katanya.
Camat Ngaliyan Mulyono menyebut ada 95 warga yang kehilangan dokumen kependudukan saat terjadi banjir.
Semua data nama sudah dikolektif kemudian akan diserahkan untuk dibuat dokumen kependudukan kembali.
"Kami berterima kasih kepada Pemkot Semarang karena bergerak cepat. Pembuatan dokumen kependudukan, ada servis kendaraan dan laundry gratis juga," katanya.
Untuk pemulihan kawasan yang terdampak banjir, pihaknya mengupayakan akan selesai dalam pakan ini. Hingga saat ini sudah 95 persen area bersih.
"Termasuk pembuatan talud yang jebol. Pemberaihan area sudah 95 persen tinggal sisa-sisanya saja," katanya.