SUARA SEMARANG - Keputusan PSSI menghentikan Liga 2 membawa luka bagi para petinggi klub peserta, termasuk YouTuber Atta Halilintar.
Liga 2 yang dihentikan membuat kerja keras Atta Halilintar menangani FC Bekasi City selama ini terbuang percuma.
Padahal, klub milik Atta Halilintar tersebut sedang berada di puncak klasemen di grupnya.
Lewat unggahan instagramnya, Atta Halilintar mengaku kapok terjun ke dunia sepak bola Indonesia.
Unggahan Atta Halilintar mengisyaratkan kalau dia berpamitan berurusan dengan sepak bola Indonesia.
"Sekian. dan terima kasih sepakbola. #kapok. wabillahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum wr wb," tulis Atta Halilintar dalam captionnya.
Di slide lain dalam unggahan yang sama, Atta Halilintar mengunggah keputusan PSSI soal penghentian Liga 2.
Menyusul keputusan tersebut, tidak akan ada degradasi di Liga 1 musim ini.
Dikutip dari laman resmi PSSI, ada beberapa faktor dalam Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI sehingga memutuskan untuk menghentikan kelanjutan Kompetisi Liga 2 musim 2022/2023, yaitu:
1. Adanya permintaan dari sebagian besar klub Liga 2 yang menginginkan kompetisi tersebut tidak bisa dilanjutkan. Hal ini terjadi karena tidak ada kesesuaian konsep pelaksanaan lanjutan kompetisi antara klub dan operator serta pelaksanaan atau kelanjutan Liga 2 sangat sulit diselesaikan sebelum Piala Dunia U-20 2023 dimulai pada 20 Mei 2023.
2. Rekomendasi dari tim transformasi sepak bola Indonesia seusai tragedi Kanjuruhan terkait sarana dan prasarana yang belum memenuhi syarat.
3. Perpol No. 10 Tahun 2022 mengamanatkan proses perizinan yang baru dengan memperhatikan periode waktu pemberitahuan, pengajuan rekomendasi dan izin, hingga bantuan pengamanan.
Dalam rapat Exco tersebut juga memutuskan dan memerintahkan kepada PT.LIB untuk memfasilitasi pembentukan operator baru guna pelaksanaan Liga 2.
Untuk Liga 1, kompetisi tersebut akan tetap berjalan dan tanpa ada degradasi. Hal ini karena penyesuaian kompetisi Liga 2 yang tidak berjalan.
Sementara untuk wakil Indonesia di kompetisi AFC musim 2023/2024, PSSI akan menggelar play-off yang diikuti oleh juara Liga 1 2021/2022 versus juara Liga 1 2022/2023.
Terakhir, untuk Liga 3 putaran Nasional 2022/2023 resmi dihentikan. Bagi Asprov yang telah memutar, kuotanya tetap dapat digunakan pada kompetisi selanjutnya.