SUARA SEMARANG - Sebanyak 10 klub disebut menolak penghentian Liga 2 musim 2022/2023 dan diantaranya ada klub-klub besar seperti Persipura, PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara.
Penolakan itu dilakukan dengan klub tidak menandatangani surat pernyataan berhentinya Liga 2 yang tertanggal 14 Desember 2022.
Lalu klub mana saja yang tidak menandatangani usulan penghentian Liga 2 tersebut selain Persijap Jepara, Persipura jayapura dan PSIM Semarang, berikut 7 lainnya.
Surat pernyataan penghentian Liga 2 tersebut beredar di media sosial. Ada nama-nama klub yang menandatangani dan ada juga klub yang tak menandatangani meski tertulis dalam list.
Ada juga daftar nama-nama klub yang tak tertera Sebagaimana diunggah di akun instagram @mafiabolaid.
Dari daftar yang diunggah di akun tersebut, ada 20 klub. Namun satu klub yakni PSMS Medan tak membubuhkan tandatangan.
"Jadi klub kalian masuk inisiator untuk Liga ini dihentikan gak? NB: Klub yang tidak ttd / tidak tercantum berarti "Ingin Liga Ini Dilanjutkan," tulis akun @mafiabolaid.
Lalu klub mana saja yang tak ada dalam daftar dan tak membubuhkan tandatangan. Ada 10 klub.
Di Grup Barat ada Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan dan Semen Padang FC. Di Grup tengah ada klub milik youtuber Atta Halilintar FC Bekasi City, Persijap Jepara, PSIM Yogyakarta, Nusantara United FC.
Baca Juga: Cek Fakta Daftar 20 Klub Tandatangani Surat Pernyataan Bersama Liga 2 Pada PSSI dan Isi Terbongkar
Sementara di Grup Timur ada Sulut United, Persewar Waropen, Persipura Jayapura.
Namun beredar kabar juga jika daftar surat pernyataan itu dibubuhi tanda tangan palsu. Artinya ada klub yang sepakat Liga 2 lanjut namun dikatakan sebaliknya.
PSSI mengumumkan bahwa Liga 2 dan Liga 3 dihentikan total sehingga tak ada klub promosi musim depan. Pada Liga 1 tak ada klub degradasi.
Disebut, sejumlah klub Liga 2 jadi promotor penghentian Liga 2 tersebut.
Akan tetap sejumlah klub juga disebut ngotot Liga 2 harus lanjut dan diantaranya dikatakan adalah Persipura, PSMS Medan dan PSIM Yogyakarta.***