SUARA SEMARANG - Berikut ini adalah sejarah Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day yang menjadi tema sebagai Google Doodle hari ini, 8 Maret 2023
Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day memiliki sejarah yang cukup panjang.
Dikutip dari indonesiabaik.id, Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day ini dimulai untuk memperingati demonstrasi yang dilakukan para perempuan di Amerika Serikat pada 8 Maret 1908 di New York.
Kemudian peringatan soal Hari Perempuan Internasional pertama kali dilakukan pada 28 Februari 1909 di New York, Amerika Serikat.
Peringatan ini sebagai titik temu untuk membangun dukungan bagi hak-hak perempuan.
Kemudian pada 1910, organisasi sosialis internasional berkumpul di Kopenhagen untuk menetapkan Hari Perempuan.
Usul ini disepakati oleh 100 perempuan dari 17 negara namun belum ditetapkan soal tanggal berapa hari tersebut diperingati.
Bergulir ke tahun berikutnya, Hari Perempuan Internasional ditandai pada 19 Maret dan diperingati di Austria, Jerman, Swis, dan Denmark.
Pada kurun waktu 1913 hingga 1914, Hari Perempuan Internasional dipakai sebagai gerakan penolakan Perang Dunia I.
Di sejumlah negara Eropa, Hari Perempuan Internasional dipakai untuk memprotes perang dunia atau sebagai aksi solidaritas sesama wanita.
Pada 1917, para perempuan Rusia juga memprotes perang dengan gerakan bertajuk 'Roti dan Perdamaian'.
Hari tersebut bertepatan dengan tanggal 8 Maret di kalender Masehi.
4 hari kemudian, Tsar Rusia memberikan hak untuk memilih untuk para perempuan.
Hingga akhirnya pada tahun 1975, untuk pertama kalinya PBB memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret.
Sejak saat itulah pada setiap tanggal 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional.