Ginda Ansori Trending di Media Sosial Twitter, Ternyata Kasus UU ITE Bima Yudho yang Dilaporkannya Dihentikan oleh Polda Lampung

Semarang | Suara.com

Selasa, 18 April 2023 | 18:32 WIB
Ginda Ansori Trending di Media Sosial Twitter, Ternyata Kasus UU ITE Bima Yudho yang Dilaporkannya Dihentikan oleh Polda Lampung
Ginda Ansori Trending di Media Sosial Twitter, Ternyata Kasus UU ITE Bima Yudho yang Dilaporkannya Dihentikan oleh Polda Lampung (Twitter)

SUARA SEMARANG – Kejadian viral kritik Tiktoker Bima Yudho dalam akun TikTok @awbimaxreborn membawa seorang advokat Ginda Ansori harus melaporkannya ke pihak Polda Lampung.

Ginda Ansori melaporkan seorang Tiktoker terkait keberaniannya mengkritik infrastruktur Lampung dan juga faktor-faktor lain yang menyebabkan Lampung tidak akan maju-maju.

Atas nama pribadi, Ginda Ansori mengambil tindakan melaporkan Tiktoker Bima Yudho selaku pemilik akun TikTok @awbimaxreborn tersebut ke pihak Polda Lampung dengan menggunakan pasal UU ITE.

Ginda Ansori yang merupakan seorang advokat dan juga tim hukum Gubernur Lampung kini menjadi topik hangat pembicaraan di media sosial Twitter.

Kata kunci Ginda Ansori pun saat ini menjadi trending topik setelah viralnya kasus Bima yang ia laporkan ke pihak Polda Lampung.

Warganet yang turut membahas kata kunci yang menjadi trending topik tersebut mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Polda Lampung ini benar.

Tulis akun @arypras***, sudah seharusnya @humaspoldalpg menghentikan penanganan perkara kasus Tiktoker Bima yang dilaporkan Ginda Ansori atas dugaan ujaran kebencian.

Polda Lampung pun akhirnya menyatakan tidak menemukan tindak pidana atas viralnya video Lampung Dajjal tersebut.

Kasus ini berawal dari video yang diunggah oleh Tiktoker @awbimaxreborn yang membuat kritikan terhadap pemerintah Lampung  berupa presentasi berjudul Ini Alasan Lampung Gak Maju-Maju.

Dalam kritikan tersebut Bima menyebutkan kata-kata Dajjal di pembuka presentasinya, dan selanjutnya menjelaskan beberapa faktor yang menjadi penyebab Lampung tidak bisa maju-maju.

Penyebutan kata Dajjal ini menurut Ginda Ansori sangat menyinggung warga Lampung, di sisi lain banyak sekali warga Lampung yang setuju dengan kritik yang disampaikan oleh Bima.

Dan tidak mempermasalahkan gaya bicara Bima dalam penyampaian kritikannya tersebut, apalagi tentang penyebutan kata Dajjal.

Selain itu, dukungan pun mengalir dari beberapa tokoh politik, artis maupun pengacara hebat.

Menurut penelusuran dari berbagai sumber, dukungan terhadap Bima yang hendak dipolisikan oleh Ginda Ansori mulai berdatangan.

Diantaranya ada Nikita Mirzani yang secara terang-terangan mengajak perang Gubernur Lampung, selain itu ada Hotman Paris yang menawarkan bantuannya kepada Bima apabila membutuhkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal TikToker Bima, Cak Imin Semprot Wagub Lampung: Saya Tegur Jangan Ikut-ikutan Anti-kritik!

Soal TikToker Bima, Cak Imin Semprot Wagub Lampung: Saya Tegur Jangan Ikut-ikutan Anti-kritik!

News | Selasa, 18 April 2023 | 18:10 WIB

Wagub Sumbar hingga Wali Kota Padang Bela TikToker Bima yang Viral Kritik Lampung: Kepala Daerah Jangan Baper!

Wagub Sumbar hingga Wali Kota Padang Bela TikToker Bima yang Viral Kritik Lampung: Kepala Daerah Jangan Baper!

Sumbar | Selasa, 18 April 2023 | 15:53 WIB

Kirim Utusan ke Lampung, Mahfud MD Pesan ke Ortu Tiktoker Bima untuk Lapor Jika Diintimidasi

Kirim Utusan ke Lampung, Mahfud MD Pesan ke Ortu Tiktoker Bima untuk Lapor Jika Diintimidasi

News | Selasa, 18 April 2023 | 15:52 WIB

Terkini

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Dukung Proteksi Nasabah Mekaar, PNM dan BRI Life Gelar Literasi Asuransi di Jambi

Dukung Proteksi Nasabah Mekaar, PNM dan BRI Life Gelar Literasi Asuransi di Jambi

Bri | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Timnas Vietnam Naturalisasi Pemain Jelang Piala AFF 2026, Hendro Segera Menyusul

Timnas Vietnam Naturalisasi Pemain Jelang Piala AFF 2026, Hendro Segera Menyusul

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 18:22 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Awas Kena Tilang! Korlantas Polri Bakal Pasang Kamera ETLE di Perlintasan Kereta Api

Awas Kena Tilang! Korlantas Polri Bakal Pasang Kamera ETLE di Perlintasan Kereta Api

Bekaci | Kamis, 30 April 2026 | 18:19 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB