SUARA SEMARANG - Pemain PSIS Semarang asal Timor Leste, Gali Frietas langsung mencatatkan namanya di papan skor dalam debutnya melawan Bhayangkara FC, Senin (3/7/2023).
Gali Frietas sempat dikenal dengan pemain yang kontroversial karena dinilai orang-orang memalsukan umurnya.
Namun pada saat laga PSIS Semarang vs Bhayangkara FC, komentator pertandingan menyebutkan bahwa umur Gali Frietas adalah 18 tahun.
Dalam wawancara terpisah di YouTube PSIS TV, Gali Frietas juga sempat ditanya mengenai umur.
Gali Frietas hanya tertawa dan menjawab sekenanya sehingga membuat orang-orang semakin penasaran.
"Umur? Hanya Tuhan yang tahu," ucap Gali Frietas kemudian video berakhir.
Dalam video tersebut Gali Frietas melakukan wawancara dengan bahasa Indonesia.
Dia mengaku sudah sering berbicara bahasa Indonesia saat di Timor Leste untuk berinteraksi dengan teman dan orang-orang Indonesia yang tinggal di sana.
Dia senang bermain bersama PSIS Semarang dan sudah dianggap menjadi keluarganya karena memberikan rasa nyaman.
Warga Timor Leste pun memberikan respons positif ketika mendengar bahwa Gali Frietas akan berkarier di Indonesia.
"Mereka suka saya berkarier di Indobnesia karena mencetak sejarah ada pemain Timor Leste yang bermain di Semarang," ungkapnya.
Dia senang mendapatkan dukungan dari orang-orang Timor Leste karena hal itu membuatnya lebih semangat dan disiplin.
Ditanya soal target bersama PSIS Semarang, Gali Frietas ingin membawa klub kebanggaan warga Ibu Kota Jawa Tengah tersebut bertengger di posisi empat besar.
Sementara untuk target gol, Gali Frietas ingin mencetak paling tidak lima hingga 10 gol untuk PSIS Semarang.
"Target bersama psis, memajukan sama-sama maju, masuk 4 besar. dan bisa cetak 5 atau 10 gol," paparnya.
Dalam debutnya bersama PSIS Semarang, Gali Frietas masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua.
Menurutnya, persaingan dalam tim tetap ada dan hampir sama dengan di Timor Leste.
"Di Timor Leste juga bersaing masuk skuad, ada banyak pemain brasil juga di sana," katanya.
Namun meskipun menjadi pemain pengganti, Gali Frietas mampu mencetak gol yang membawa PSIS Semarang menang.
Di menit 93, Gali Frietas mendapatkan umpan dari Taisei Marukawa melalui serangan balik cepat hingga mengubah skor menjadi 2-1.
Berselang lima menit, Boubakary Diarra mengunci kemenangan PSIS Semarang setelah mendapatkan bola muntah hasil sepakan Septian David Maulana yang tak bisa dibendung sempurna oleh kiper Bhayangkara FC.