Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) Adakan Pelatihan Media Sosial untuk Bisnis dan Usaha

Semarang Suara.Com
Kamis, 20 Juli 2023 | 12:58 WIB
Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) Adakan Pelatihan Media Sosial untuk Bisnis dan Usaha
Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) Adakan Pelatihan Media Sosial untuk Bisnis dan Usaha

SUARA SEMARANG - Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) kembali meluaskan dampak positif dan bermanfaatnya bagi kaum buruh di seluruh Indonesia.

Kali ini, GBB mengadakan workshop dengan tema ‘Pelatihan Media Sosial (Medsos) untuk Promosi Bisnis dan Usaha Kaum Buruh’ di JB Futsal & Caffee, Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), pada Rabu (19/7/2023).

“Hari ini, GBB mengadakan pelatihan media sosial untuk rekan-rekan buruh karena kami sadar betapa pentingnya membantu mereka mendapatkan peluang penghasilan tambahan,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal GBB, Pribadie Utomo, di lokasi acara.

Kegiatan pelatihan media sosial ini terwujud berkat kerja sama GBB dengan serikat buruh GARTEKS (Garment, Kerajinan Tekstil Kulit, dan Sentra Industri). Acara tersebut juga dihadiri oleh Koordinator GBB Tegal Raya, Yusron.

Dalam acara ini, peserta yang terdiri dari buruh formal dari berbagai perusahaan di Kabupaten Tegal dan buruh informal UMKM dari Kecamatan Lebaksiu diajarkan secara langsung bagaimana mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam upaya mempromosikan produk dan usaha mereka.

Para peserta mendapatkan banyak ilmu digital dari para praktisi media sosial, termasuk penggunaan Google Trends, analisis platform media sosial beserta algoritma yang digunakannya, dan strategi pembuatan konten untuk meningkatkan penjualan online.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan produk-produk yang dihasilkan oleh para peserta dapat lebih dikenal dan diterima oleh pasar. Penggunaan algoritma yang dijelaskan dalam pelatihan ini menjadi salah satu hal penting bagi kami dalam membantu meningkatkan kesejahteraan para buruh,” tambah Pribadie.

Melalui kegiatan ini, Pribadie mendorong para buruh untuk mengembangkan kreativitas di bidang ekonomi digital. Dengan demikian, selain bekerja, mereka juga memiliki peluang mendapatkan penghasilan tambahan dari usaha wirausaha.

“Kami ingin para UMKM yang didirikan oleh rekan-rekan buruh tetap berada dalam zona pekerja. Namun, dalam zona tersebut, kami akan mengajarkan mereka untuk menjadi pemilik bisnis. Hal ini adalah langkah awal menuju impian kami untuk membantu mereka memiliki bisnis online paruh waktu setelah jam kerja,” tuturnya.

Baca Juga: Dampingi Ganjar Olahraga di Bogor Akhir Pekan Nanti, Gibran Ogah Disebut Sebagai Juru Kampanye

Pribadie menegaskan komitmen GBB untuk memperkuat peran buruh dalam berwirausaha melalui ekonomi digital. Selain itu, dia berharap peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia secara keseluruhan.

“Harapan kami adalah para buruh di Jawa Tengah tidak hanya menjadi karyawan biasa, tetapi juga dapat berperan aktif dalam mengembangkan produk-produk dan bahkan berkontribusi pada perusahaan tempat mereka bekerja. Kami berharap melalui pelatihan ini, kapasitas buruh semakin meningkat dan potensi penghasilan mereka dapat terus bertambah,” tambahnya.

Antusiasme peserta buruh, baik yang berasal dari sektor formal maupun informal, sangat besar dalam mengikuti pelatihan ini. Pada sesi praktek, banyak pertanyaan yang diajukan mengenai optimalisasi konten untuk meningkatkan penjualan.

“Saya dan teman-teman sangat senang dengan kegiatan ini karena dapat memberikan inspirasi dalam memanfaatkan media sosial secara menguntungkan dan berpotensi mendatangkan penghasilan,” ungkap Sinta, salah satu peserta pelatihan, di sela-sela acara.

Toto Sudibyo, Praktisi Media Sosial yang menjadi pelatih dalam kegiatan ini, mengapresiasi upaya GBB dalam memberikan pemahaman dan meningkatkan kapasitas buruh di Indonesia. Menurutnya, pelatihan ini sangat penting agar mereka tidak hanya menguasai media sosial saja, tetapi juga memahami ilmu digital yang mendasarinya.

“Peserta diajarkan bagaimana memilih media sosial yang tepat sesuai dengan karakteristik demografi di Kabupaten Tegal. Misalnya, generasi baby boomers yang lahir pada tahun 60-an lebih cenderung menggunakan Facebook, sementara generasi Z lebih aktif di Instagram dan TikTok,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI