Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 10 Juni 2026 | 09:33 WIB
Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia
Ilustrasi kurs Rupiah terhadap Dolar AS. [Suara.com/Antara/Diolah menggunakan AI]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat ke level Rp17.908 per dolar AS pada perdagangan 10 Juni 2026 atau naik sebesar 0,83 persen.
  • Kenaikan suku bunga BI sebesar 5,5 persen menjadi faktor utama pendorong penguatan nilai tukar mata uang Garuda tersebut.
  • Eskalasi konflik di Timur Tengah dan naiknya harga minyak dunia berpotensi membatasi penguatan rupiah terhadap dolar AS.

Suara.com - Rupiah terus  perkasa  pada pembukaan perdagangan pagi ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda konsisten menguat sejak kemarin.

Mengacu pada data kompilasi pasar spot Bloomberg, rupiah pagi  ini (10/6/2026) dibuka menguat ke level Rp17.908 per dolar AS

Mata uang Garuda naik sebesar 149 poin atau setara 0,83 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada perdagangan pelan sebelumnya yang sempat tertahan di level Rp18.058 per dolar AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah menguat dikarenakan sentimen positif kenaikan BI Rate 5,5 persen.

"Rupiah diperkirakan masih berpotensi menguat terhadap dolar AS, menyusul langkah BI menaikkan suku bunga serta menjadwalkan rapat mingguan kedepannya memicu harapan BI masih akan agresif menaikkan suku bunga kedepannya," katanya saat dihubungi Suara.com.

Kata dia, langkah  pemerintah menaikkan harga pertamax juga positif bagi rupiah. Namun, tegangan di Timur Tengah (Timteng) masih tertekan. Sehingga, bisa memberikan sentimen negatif pada mata uang Garuda.

Ilustrasi harga minyak dunia. [Unsplash]
Ilustrasi harga minyak dunia. [Unsplash]

"Namun eskalasi di timteng baru-baru  ini dan kenaikan harga minyak mentah dunia mungkin akan membatasi penguatan. Range 17900-18100," jelasnya.

Saat ini, rupiah  memimpin penguatan dengan kenaikan 0,83 persen disusul won Korea yang menguat 0,45 persen dan dolar Hong Kong yang menguat 0,005 persen.

Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand mencatat pelemahan terdalam yakni 0,17 perssn, disusul ringgit Malaysia yang melemah 0,15 persen, dolar Singapura melemah 0,08 persen.

baca juga

Lalu, yuan China melemah 0,02 persen, yen Jepang melemah 0,01 persen, dolar Taiwan melemah 0,009 persen dan peso Filipina melemah 0,006 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Utama dunia ada di 100, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 99,90.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Anjlok Parah Saat Rupiah Melemah Rp18.126, Analis Sebut Bisa Lebih Parah

IHSG Anjlok Parah Saat Rupiah Melemah Rp18.126, Analis Sebut Bisa Lebih Parah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:37 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:03 WIB

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:36 WIB

Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126

Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:25 WIB

Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan

Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:18 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×