Petinggi Persebaya Pertanyakan Akal Sehat Komdis PSSI, Buntut Denda Soal Suporter Away

Semarang

Sabtu, 22 Juli 2023 | 11:09 WIB
Petinggi Persebaya Pertanyakan Akal Sehat Komdis PSSI, Buntut Denda Soal Suporter Away
Komdis PSSI (pssi.org)

SUARA SEMARANG - Direktur Persebaya, Candra Wahyudi mempertanyakan akan sehat Komdis PSSI yang dalam beberapa waktu terakhir menjatuhkan sanksi denda kepada para klub soal kehadiran suporter di laga away.

Seperti sanksi denda yang dijatuhkan pada Persebaya dan PSIS Semarang, yang mana Komdis PSSI menemukan adanya segelintir pendukung Bajul Ijo yang hadir di Stadion Jatidiri.

Meskipun para suporter Persebaya tersebut tidak menggunakan atribut klub dan berjalan damai, sanksi Komdis PSSI kepada Persebaya dan Panpel PSIS Semarang tetap berjalan.

Hal ini yang mengusik Candra Wahyudi dan mempertanyakan akal sehat Komdis PSSI yang dinilai asal menjatuhkan denda.

"Kediktatoran macam apa ini. Sudah pengadilannya sepihak, vonisnya pun tidak bisa dibanding. Terus apa fungsinya Komisi Banding (Komding) yang juga bagian dari badan yudisial PSSI?," tulisnya dalam keterangan yang ada di laman resmi persebaya.id.

Menurutnya, aturan tentang suporter belum jelas sejak tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang yang terjadi pada tahun lalu.

Terlebih lagi, saat ini tiket pertandingan dijual online sehingga semua orang bisa membelinya.

"PSSI berkilah regulasi ini adalah bagian dari transformasi sepak bola Indonesia paska Tragedi Kanjuruhan. Harapannya, pertandingan jadi lebih kondusif. Tapi, aturan itu hanya sebatas deretan huruf yang terangkai menjadi kata-kata saja. Tidak ada teknis lebih detail saat mengaplikasikan di lapangan," tambahnya.

Dia menegaskan bahwa pihak klub sudah berupaya agar para suporter tidak berangkat away dengan menggelar event nonton bersama.

baca juga

Namun tentunya pihak klub tidak bisa menggaransi semua orang yang mencintai klub masing-masing untuk tidak menonton di stadion.

Menurutnya, selama ini suporter Persebaya yang away ke beberapa pertandingan berjalan lancar dan tanpa gesekan dengan pihak tuan rumah.

Candra Wahyudi menggarisbawahi bahwa al ini yang dicita-citakan oleh PSSI di mana semua pihak damai saat menonton di stadion.

"Nah, ketika kemudian ada Bonek di Stadion Manahan (Solo) dan Jatidiri (Semarang), apakah salah Persebaya? Apalagi ternyata dua pertandingan itu berjalan adem-adem saja. Tidak ada kerusuhan antarsuporter. Kedua kubu suporter saling menyemangati tim masing-masing dengan sportif. Bonek tahu diri ketika merayakan kemenangan di kandang Persis. Bonek juga berbesar hati ketika Persebaya kalah di markas PSIS," terangnya.

"Bukankah pemandangan seperti ini yang kita inginkan? Bukankah ini yang juga diharapkan PSSI? Nyatanya, akal sehat kita tidak sama dengan Komdis. Pertandingan yang lancar dan kondusif pun tetap dijatuhi sanksi. Tidak hanya Persebaya, juga klub-klub lain. Pokoknya, pertandingan yang ada suporter tamu langsung diganjar vonis Komdis," sambungnya.

Dia berharap agar Komdis PSSI juga memiliki solusi untuk mencegah datangnya suporter tim tamu agar Persebaya dan tim lainnya tidak menjadi 'terdakwa' dalam sidang Komdis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bingung dengan Istilah Pemain Diaspora dan Naturalisasi? Ini Penjelasannya!

Bingung dengan Istilah Pemain Diaspora dan Naturalisasi? Ini Penjelasannya!

Your Say | Sabtu, 22 Juli 2023 | 08:50 WIB

Didenda Buntut Suporter Ngotot Datang ke Kandang Persik, Manajemen Arema FC Introspeksi

Didenda Buntut Suporter Ngotot Datang ke Kandang Persik, Manajemen Arema FC Introspeksi

Malang | Sabtu, 22 Juli 2023 | 08:10 WIB

Didenda Komdis PSSI Rp25 Juta, Persebaya Ultimatum Bonek

Didenda Komdis PSSI Rp25 Juta, Persebaya Ultimatum Bonek

Bola | Jum'at, 21 Juli 2023 | 22:31 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×