Tukar Guling Tanah Kas Desa Dibatalkan Inspektorat, Sekdes Diperiksa Kejari, Warga Botomulyo Kendal Minta Bupati Dico Turun Tangan

Semarang

Jum'at, 08 September 2023 | 22:45 WIB
Tukar Guling Tanah Kas Desa Dibatalkan Inspektorat, Sekdes Diperiksa Kejari, Warga Botomulyo Kendal Minta Bupati Dico Turun Tangan
Suasana demo warga Desa Botomulyo di Kejari Kendal terkait pembatalan tukar guling tanah kas desa. (Semarang.suara.com)

"Ijin turun lalu proses selanjutnya dengan bupati membentuk tim 9, semuanya berjalan mulus, sesuai perbup nomor 46 tahun 2016, semua proses sesuai prosedur tak ada masalah, tinggal kita menunggu dari BPN untuk dibalik nama," katanya.

Dalam perjalanan proses, Bupati Kendal Dico Ganinduto kemudian menyetujui dengan menandatangani SK adanya tukar guling pada tahun 2022.

Namun masalah tiba-tiba muncul dan meruncing hingga keluar keputusan Inspektorat yang membatalkan tukar guling. Akibat adanya laporan dari salah satu orang yang juga anggota panitia tim 9.

"Karena ini ada laporan satu orang yang mengatasnamakan warga sehingga ini menjadi kacau kayak gini, makanya masyarakat banyak yang mendukung kepada proses ini, menyampaikan apa yang menjadi keprihatinan, karena sudah berjalan satu tahun mandek di tengah jalan," katanya.

Sehingga, ia dan warga Desa Brotomulyo juga meminta Bupati Kendal Dico turun tangan mengatasi permasalahan tukar guling tanah kas desa yang dibatalkan oleh Inspektorat.

"Kami minta kepada bupati untuk secara bijak, karena proses ini sudah sesuai aturan perbup dan kami panitia bekerja atas kajian oleh tim 9 yang dibentuk bupati," katanya.

Tim 9 sendiri terdiri dari berbagai unsur yang terlibat, ada bagian Tata Ruang, Hukum, BPN, Asisten Pemerintahan, Kesra, dan Dinas Pertanian.

Dengan yang pertama melakukan kajian dari Pertanian, menilai apakah tanah itu produktif atau tidak. Hasil pemeriksaan di lapangan menyatakan jika tanah tersebut tidak produktif.

"Karenanya proses berawal dari itu, karena tidak produktif maka bisa berjalan ijin bupati," katanya.

baca juga

Ia berharap bupati langsung turun tangan, duduk bersama mencari penyelesaian masalah. 

Keterangan yang ia dan warga berikan kepada Inspektorat juga sudah disampaikan detail kronologinya.

Saat itu pihak inspektorat mengundang beberapa pihak yang hanya selevel desa saja. Inspektorat tidak mengundang beberapa dinas yang melakukan kajian. 

Inspektorat kemudian memutuskan membatalkan ruislag. Padahal tanah kas desa sudah menjadi lahan pemukiman dan bersertifikat HGB.

Pihaknya juga mendesak agar bupati segera mengesahkan tukar guling, tidak berlarut-larut. Pasalnya, kekhawatiran munculnya mendekati tahun politik warga akan dimanfaatkan oleh oknum.

"Kita mendesak bupati segera mengesahkan tukar guling ini, kami khawatir karena ini tahun politik jangan sampai warga dimanfaatkan oleh orang-orang politik, kami tak ingin, saya kasihan terhadap bupati," lanjutnya.

Kondisi terkini, tanah hasil tukar guling sebagian sudah menjadi perumahaan. Warga yang telah mendapatkan haknya menjual kepada pengembang.

Proses adanya hunian perumahan menurut Solahudin juga sudah sesuai dengan kajian turunnya ijin LSD (Lahan Sawah yang Dilindungi).

Emi Susanti, pihak pengembang perumahan, mengatakan jika tanah yang ia garap sebagai perumahan sudah sesuai dengan nilai apraisal.

Jika tanah seluas 1,6 hektar dengan nilai apraisal Rp 8,4 miliar kemudian dilakukan tukar guling dengan petani seluas 3,5 hektar dengan nilai apraisal Rp 8,9 miliar. Sehingga warga tidak dirugikan.

"Karena dari nilainya saja kelihatan lebih tinggi, logika saya kalau punya petani sudah dapat penukar yang lebih luas yang hasil tukar dari petani mau dijual atau dberikan siapa pun itu hak petani, karena di dalamnya tidak pernah menggunakan dana desa sepeser pun. Itu hak petani mau dijual berapun," katanya.*** 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Umumkan Nama Stadion, Mas Dhito Berharap Kembalikan Sejarah Kemenangan Sepak Bola Kediri

Umumkan Nama Stadion, Mas Dhito Berharap Kembalikan Sejarah Kemenangan Sepak Bola Kediri

Jakarta | Jum'at, 08 September 2023 | 21:49 WIB

3 Orang Jadi Tersangka Korupsi Kontainer di DLH Bandar Lampung, Dua Sudah Ditahan

3 Orang Jadi Tersangka Korupsi Kontainer di DLH Bandar Lampung, Dua Sudah Ditahan

Lampung | Jum'at, 08 September 2023 | 20:58 WIB

Diisukan Duet untuk Jateng, Lucunya Gibran yang Kasih Gantungan Kunci ke Bupati Kendal Dico Ganinduto

Diisukan Duet untuk Jateng, Lucunya Gibran yang Kasih Gantungan Kunci ke Bupati Kendal Dico Ganinduto

Your Say | Jum'at, 08 September 2023 | 19:23 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×