Kratom si hijau pendulang dolar asli kalimantan

Serang | Suara.com

Kamis, 01 September 2022 | 13:41 WIB
Kratom si hijau pendulang dolar asli kalimantan
ilustrasi-petani-kratom-antara (Antara)

Suaraserang.id - Kalimantan Barat, Saat memasuki Desa Nanga Sambus, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, terlihat area berwarna hitam kecokelatan di halaman rumah beberapa warga. Sekilas mirip daun tembakau kering.

Namun, penjelasan yang diberikan oleh Mukhlis, seorang pendamping, meyakinkan kami bahwa itu adalah daun kratom yang  dijemur.

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Mitragyna speciosa ini  lebih dikenal penduduk setempat. seperti Purik. Sejak  ada banyak pembicaraan dan bahkan kebingungan tentang tanaman ini dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini terkait dengan rencana pemerintah pusat untuk memasukkan kratom ke dalam kategori narkotika.

Berdasarkan cerita masyarakat, tanaman ini awalnya tumbuh di  hutan, tepatnya di Sungai Kapuas. Yang pertama, biasa dikonsumsi untuk menghilangkan rasa sakit dan mengatasi kelelahan. Masyarakat kemudian mulai memanen dan menjualnya seharga Rp 50.000 per kilogram.

Pohon yang berumur lebih dari 4 tahun menghasilkan daun dengan harga jual yang lebih tinggi karena dianggap lebih efisien. Karena meningkatnya permintaan, masyarakat mulai menanam di lahan  mereka sendiri pada tahun 2005.

Pertumbuhan Tanaman Kratom

Tanaman kratom dapat tumbuh setinggi 4 hingga 16 meter, tetapi biasanya dipelihara setinggi 1,5 hingga 2 meter untuk memudahkan pemetikan daun. Data Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kab. Kapuas Hulu (2020) menyebutkan terdapat 18.120 petani kratom di Kapuas Hulu seluas 11.225 hektar yang tersebar di 22 kecamatan. Jumlah batang pohon kratom sekitar 44.491.317.

Menanam kratom cukup mudah. Hanya membutuhkan waktu 6-7 bulan dari mulai menabur hingga panen pertama.

Daun segar harganya Rp 5.000 per kilogram. Jika daunnya kering dan berbentuk remah-remah, harganya Rp 24.000 - 25.000 per kilogram.

Untuk daun fermentasi harganya naik menjadi Rp 26.000 – 27.000. Harga ini sempat mencapai Rp. 35.000 per kilogram, sekitar 1,5 tahun yang lalu.

Fermentasi Kratom

Fermentasi dilakukan dengan cara menjemur daun selama sehari kemudian dimasukkan ke dalam karung dan ditutup rapat selama 2 hari hingga berwarna coklat dan memiliki kadar air minimal. Setelah itu daun dijemur kembali dan digiling hingga berbentuk remah. Untuk menjualnya tidaklah sulit karena setiap hari selalu ada pengepul yang datang untuk mengambil.

Satu hal yang menarik, walaupun kratom telah melekat di tengah masyarakat sejak 15 tahun terakhir, sulit sekali menemukan warung yang menjual produk olahannya. Ini karena hampir setiap kepala keluarga memiliki tanaman tersebut, sehingga bila mereka membutuhkan tinggal memetik saja. Terkesan mereka sedikit menutupi usaha ini. Beruntung kami ditemani Mukhlis si pendamping, sehingga memudahkan saat berinteraksi dengan mereka.

Sosok lain yang kami temui adalah Sumantri, kepala keluarga berusia 33 tahun, pemilik 2.000 batang pohon kratom, yang juga kemenakan Mukhlis. Sumantri lugas menjawab setiap pertanyaan, senyumnya tidak pernah lepas saat habis memberikan penjelasan. “Saya dapat Rp. 4 – 5 juta untuk sekali panen, tiap 1,5 bulan,” ucapnya yang memulai budidaya sejak 5 tahun lalu. Walau daun kratom bisa dipetik kapanpun, ia berpegang pada tenggang waktu 1,5 bulan untuk mendapatkan ukuran daun maksimal. Menurutnya, hama kratom saat ini hanyalah kumbang dan semak yang harus rutin dibersihkan. Untuk hama kumbang, pencegahan dilakukan dengan cara menyiram pupuk pada daun, setelah panen pertama. Selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 minggu sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Apa itu Kratom, Manfaat dan Bahayanya

Mengenal Apa itu Kratom, Manfaat dan Bahayanya

News | Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:10 WIB

Teten Masduki: Kratom Miliki Potensi Ekonomi Luar Biasa

Teten Masduki: Kratom Miliki Potensi Ekonomi Luar Biasa

Kalbar | Senin, 15 Agustus 2022 | 06:30 WIB

Gubernur Kalbar Sutarmidji Sebut Kratom Bisa Digunakan Sebagai Terapi Pecandu Narkotika

Gubernur Kalbar Sutarmidji Sebut Kratom Bisa Digunakan Sebagai Terapi Pecandu Narkotika

Kalbar | Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:51 WIB

Terkini

Intip Performa Saddil Ramdani Bersama Timnas Indonesia, Siap Bangkit di Era John Herdman

Intip Performa Saddil Ramdani Bersama Timnas Indonesia, Siap Bangkit di Era John Herdman

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 12:48 WIB

Sumatera Utara Perpotensi Diguyur Hujan 27 April hingga 4 Mei 2026

Sumatera Utara Perpotensi Diguyur Hujan 27 April hingga 4 Mei 2026

Sumut | Selasa, 28 April 2026 | 12:47 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Ini 9 Cara Hindari Mobil Mogok di Tengah Rel Kereta Api

Jangan Sampai Menyesal! Ini 9 Cara Hindari Mobil Mogok di Tengah Rel Kereta Api

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:46 WIB

Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?

Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 12:46 WIB

Kesha Ratuliu Geram Nikahan Syifa Hadju Dibandingkan dengan Alyssa Daguise

Kesha Ratuliu Geram Nikahan Syifa Hadju Dibandingkan dengan Alyssa Daguise

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 12:45 WIB

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:44 WIB

Daftar Hitam Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Indonesia: Terbaru Tragedi Bekasi Timur

Daftar Hitam Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Indonesia: Terbaru Tragedi Bekasi Timur

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:42 WIB

Manfaatkan Fasilitas Pabrik Milik Hyundai, Kia Carens Versi Listrik Meluncur Akhir Tahun

Manfaatkan Fasilitas Pabrik Milik Hyundai, Kia Carens Versi Listrik Meluncur Akhir Tahun

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 12:41 WIB

BPDLH Luncurkan Skema Blended Finance, Dorong Pembiayaan Perhutanan Sosial Berkelanjutan

BPDLH Luncurkan Skema Blended Finance, Dorong Pembiayaan Perhutanan Sosial Berkelanjutan

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:41 WIB

Persiapan Piala AFF 2026, John Herdman Panggil 23 Pemain untuk TC Timnas Indonesia

Persiapan Piala AFF 2026, John Herdman Panggil 23 Pemain untuk TC Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 12:41 WIB