Dolar Bertahan Dekat Level Puncak jelang Keputusan The Fed

Serang | Suara.com

Senin, 19 September 2022 | 14:38 WIB
Dolar Bertahan Dekat Level Puncak jelang Keputusan The Fed
Seorang Trader sedang menukarkan Uang Dollarnya (Reuters)

Dolar bertahan sekitar satu persen di bawah puncak dua dekade versus mata uang utama lainnya di sesi Asia pada Senin pagi, awal pekan yang akan melihat beberapa lusin keputusan bank sentral dipimpin oleh Federal Reserve (Fed) pada Rabu (21/9/2022) dan diikuti oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) dan Bank Sentral Inggris (BOE) keesokan harinya.


Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik tipis 0,09
persen dari Jumat (16/9/2022) menjadi 109,66, berkonsolidasi setelah beberapa minggu yang
bergejolak yang membawanya setinggi 110,79 pada 7 September untuk pertama kalinya sejak
pertengahan 2002, hanya untuk melihatnya mundur ke 107,67 enam hari kemudian.


Investor telah diayunkan oleh data ekonomi yang kadang-kadang mengisyaratkan The Fed dapat
memperlambat laju kenaikan suku bunga untuk mengurangi pukulan terhadap ekonomi dan risiko
resesi, hanya kemudian menunjukkan inflasi masih meningkat.


Pembuat kebijakan Fed telah menekankan keputusan mereka akan diambil pertemuan demi
pertemuan dan bergantung pada data terbaru.


Saat ini pasar telah memperkirakan setidaknya kenaikan 75 basis poin untuk pertemuan Komite
Pasar Terbuka Federal (FOMC) minggu ini, dan peluang 19 persen kenaikan poin persentase
penuh.

US Dollar

US Federal Reserve Chairman Jerome Powell [yahoo]
US Federal Reserve Chairman Jerome Powell (sumber: yahoo)

Minggu ini juga dipenuhi dengan liburan pasar yang dapat menipiskan likuiditas dan
mengakibatkan pergerakan harga yang lebih tajam, dengan Jepang dan Inggris libur pada Senin.Australia pada Kamis (22/9/2022), dan Jepang lagi pada Jumat (23/9/2022)


"Dolar AS dapat tetap tinggi karena FOMC terus meningkatkan suku bunga secara agresif dan
meningkatnya risiko resesi global, dan dapat mencapai puncak siklus baru di atas 110,8," tulis ahli
strategi Commonwealth Bank of Australia dalam catatan klien.


Prospek ekonomi yang buruk akan membuat euro, sterling dan mata uang pro-siklikal seperti dolar
Australia di bawah tekanan, kata mereka.


Dolar sedikit berubah pada 142,905 yen, tenang setelah melonjak ke level tertinggi 24 tahun di
144,99 awal bulan ini.


BOJ secara luas diperkirakan akan tetap dengan stimulus besar-besaran pada Kamis (22/9/2022),
menonjol di antara bank sentral negara maju yang semuanya dengan cepat mengetatkan
kebijakan untuk menjinakkan inflasi.

Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Kembali Tertekan Hampir Dekati Rp15 Ribu per Dolar AS

Rupiah Kembali Tertekan Hampir Dekati Rp15 Ribu per Dolar AS

| Senin, 19 September 2022 | 12:44 WIB

IHSG Hari Ini Masih Menguat, Pertemuan BI Jadi Faktor Penentu Pasar

IHSG Hari Ini Masih Menguat, Pertemuan BI Jadi Faktor Penentu Pasar

Bisnis | Senin, 19 September 2022 | 10:58 WIB

Tekan Inflasi Daerah Pasca BBM Naik, Pemkab Subang Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Ketahanan Pangan

Tekan Inflasi Daerah Pasca BBM Naik, Pemkab Subang Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Ketahanan Pangan

| Minggu, 18 September 2022 | 12:05 WIB

Terkini

'Mengetuk Pintu Langit' Melalui Aksi Berbagi Setiap Jumat

'Mengetuk Pintu Langit' Melalui Aksi Berbagi Setiap Jumat

Sumut | Senin, 13 April 2026 | 13:16 WIB

Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir

Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 13:14 WIB

Tabrakan Maut Dua Motor di Pantai Ujunggenteng Sukabumi, Agus Gunawan Tutup Usia

Tabrakan Maut Dua Motor di Pantai Ujunggenteng Sukabumi, Agus Gunawan Tutup Usia

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 13:14 WIB

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:12 WIB

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:11 WIB

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

News | Senin, 13 April 2026 | 13:10 WIB

Kurban Praktis Lewat BRImo, Tidak Perlu Repot Langsung Lewat Handphone

Kurban Praktis Lewat BRImo, Tidak Perlu Repot Langsung Lewat Handphone

Bri | Senin, 13 April 2026 | 13:09 WIB

2 Pemain Naturalisasi Pilih Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Skandal Pasporgate!

2 Pemain Naturalisasi Pilih Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Skandal Pasporgate!

Bola | Senin, 13 April 2026 | 13:09 WIB

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

News | Senin, 13 April 2026 | 13:08 WIB

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

News | Senin, 13 April 2026 | 13:07 WIB