Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Ketua
Dewan Pers Prof Azyumardi Azra.
"Kita bangsa Indonesia merasa kehilangan dengan wafatnya Prof Azyumardi," kata Anies saat
ditemui di Taman Literasi Christina Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan, Minggu.
Di mata Anies, Prof Azyumardi merupakan sosok yang konsisten menjaga api demokrasi sebagai
garda terdepan dalam mengawal suara rakyat.
Prof Azyumardi juga dinilai tidak segan melontarkan pandangan dan pikirannya walaupun belum
tentu semua pihak sepakat dengan sikapnya.
"Beliau juga konsisten dalam menjaga keterbukaan, dalam menjaga demokrasi berkualitas," kata
Anies.
Anies memanjatkan doa agar almarhum khusnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan
diberikan kekuatan serta ketabahan.
"Ditinggikan derajatnya di samping Allah dan semua ilmu yang telah disampaikan nantinya
mengalir sebagai pahala, amal jariyah yang mengalir tanpa henti dari almarhum," kata Anies
Sebelumnya, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono mengatakan, Prof
Azyumardi Azra meninggal dunia di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia, karena serangan
jantung.
Dubes Hermonon di Rumah Sakit Selangor, Malaysia, Minggu, mengatakan, berdasarkan surat
kematian yang dikeluarkan pihak rumah sakit disebutkan penyebab kematian Ketua Dewan Pers
Prof Azyumardi Azra, yakni “acute inferior myocardial infarction”.
Baca Juga: Shin Menilai Timnas U-20 Sudah Punya Mental Bertanding Kuat
“Jadi tertulis dalam surat tersebut penyebabnya ‘acute inferior myocardial infarction’,” ujar dia.
Prof Azyumardi Azra sempat memperoleh upaya resusitasi dari tim dokter sebelum
mengembuskan napas terakhir pada pukul 12.30 waktu setempat di "coronary care unit" (CCU)
rumah sakit tersebut
Antara