Kabareskrim Polri Terima Dana Suap dari Ismail Bolong, Kompolnas: Perlu Digali lebih Dalam

Serang | Suara.com

Rabu, 09 November 2022 | 18:18 WIB
Kabareskrim Polri Terima Dana Suap dari Ismail Bolong, Kompolnas: Perlu Digali lebih Dalam
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) segera berkoordinasi dengan Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri terkait munculnya video pengakuan purnawirawan Polri Ismail Bolong. Ismail sebelumnya mengatakan Kabareskim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto menerima dana Rp 6 miliar yang diduga berasal dari penambangan ilegal atau liar.

"Tentunya dalam hal ini Kompolnas tahap awal akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pengawasan internal Polri (Irwasum), ” kata anggota Kompolnas Yusuf Warsyim saat dihubungi Suara.com, Selasa (9/11/2022).

"Kompolnas akan memantau apakah pendalaman penyidikan sudah dilakukan, apa hasilnya dan apa rencana tindak lanjut dari hasil pendalaman tersebut," lanjutnya.

Dia mengatakan perlu mempelajari dua video pengakuan Ismail Bolong yang bertentangan tersebut.

"Dalam video kedua, Ismail seolah telah mengklarifikasi dan mengubah pernyataannya dari video pertama. Oleh karena itu, perlu untuk validasi terhadap kedua rekaman video tersebut," katanya.

Bagi Kompolnas, pengakuan Ismail Bolong perlu digali lebih dalam agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat. Yusuf yakin polisi saat ini telah mengambil langkah untuk menangani kesaksian Ismail Bolong tersebut.

"Kami yakin, Polri telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan," katanya.

Pengakuan Ismail Bolong

Ismail Bolong, sosok yang ngaku menyetor uang tambang ilegal ke seorang petinggi Polri. (KlikKaltim.com)
Ismail Bolong, sosok yang ngaku menyetor uang tambang ilegal ke seorang petinggi Polri. (KlikKaltim.com) (sumber:)

Sebagai informasi, nama pensiunan polisi, Ismail Bolong muncul ke publik setelah Pengakuannya yang menyebut Kabareskim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto menerima suap setoran uang dari tambang ilegal.

"Mengenai kegiatan yang saya lakukan, saya sudah berkoordinasi dengan Kabareskrim, yaitu ke bapak Kabareskrim, Komjen Pol Agus Hardianto, dengan memberikan uang sebanyak tiga kali, yaitu September 2021 Rp 2 miliar, Oktober 2021 Rp 2 miliar dan November 2021 Rp 2 miliar,” ujar Ismail Bolong.

Tidak hanya kepada Agus, Ismail juga pernah memberikan sumbangan uang kepada Polres Bontang sebesar Rp 200 juta. Uang tersebut diserahkan kepada Kasatreskrim Bontang AKP Asriadi di ruang kerjanya.

Klarifikasi Ismail Bolong

Kekinian, Ismail Bolong mengklarifikasi bahwa dia menyangkal bahwa Kepala Bareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto, menerima setoran uang.

"Nama saya Ismail Bolong. Saya saat ini telah pensiun dini anggota Polri aktif mulai Juli 2022. Perkenankan saya memohon maaf kepada Kabareskrim atas berita viral yang saat ini beredar. Saya mengklarifikasi bahwa berita itu tidak benar, dan saya pastikan berita itu saya tidak pernah komunikasikan dengan Pak Kabareskrim apalagi memberi uang. Saya tidak kenal," kata Ismail Bolong dalam video yang dikutip Suara.com, Minggu (6/11/2022) lalu.

Ismail Bolong mengaku kaget mengetahui video testimoninya yang diambil di bawah tekanan, baru saja viral saat itu. Menurut pengakuannya, video tersebut diambil pada Februari 2022.

"Saya kaget viral sekarang. Saya perlu jelaskan bahwa pada bulan Februari itu datang anggota Mabes Polri dari Paminal Mabes Polri memeriksa saya untuk memberikan testimoni kepada Kabareskrim di bawah tekanan penuh dari Pak Hendra, Brigjen Hendra saat itu saya berkomunikasi melalui Hp melalui anggota Paminal yang mengancam akan membawa saya ke Jakarta kalau nggak mau bersaksi," ujar Ismail Bolong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Polisi Aniaya dan Sekap Perawat RS di Medan, Kompolnas: Polisi Baru Sok-sokan, Pecat!

8 Polisi Aniaya dan Sekap Perawat RS di Medan, Kompolnas: Polisi Baru Sok-sokan, Pecat!

News | Rabu, 09 November 2022 | 18:10 WIB

Soal Pernyataan Ismail Bolong, Isran Noor: Kaltim jadi Terkenal

Soal Pernyataan Ismail Bolong, Isran Noor: Kaltim jadi Terkenal

Kaltim | Rabu, 09 November 2022 | 18:07 WIB

Dalami Isu Setoran Dana Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Kompolnas Rapat Bersama Mabes Polri Usai G20

Dalami Isu Setoran Dana Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Kompolnas Rapat Bersama Mabes Polri Usai G20

News | Rabu, 09 November 2022 | 16:50 WIB

Isu Perang Bintang, Dua Mantan Kapolri Tito Karnavian dan Idham Aziz Jadi Sumber Masalah Bobroknya Sistem Internal Polri

Isu Perang Bintang, Dua Mantan Kapolri Tito Karnavian dan Idham Aziz Jadi Sumber Masalah Bobroknya Sistem Internal Polri

| Rabu, 09 November 2022 | 16:12 WIB

Bareskrim Naikan status Penyidikan Perusahan Farmasi Pembuat Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak

Bareskrim Naikan status Penyidikan Perusahan Farmasi Pembuat Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak

| Senin, 07 November 2022 | 19:34 WIB

Hakim Bingung, Sopir Ambulans Dilarang Pulang tapi Disuruh Tunggui Jenazah Brigadir J hingga Subuh tanpa tau alasannya

Hakim Bingung, Sopir Ambulans Dilarang Pulang tapi Disuruh Tunggui Jenazah Brigadir J hingga Subuh tanpa tau alasannya

| Senin, 07 November 2022 | 16:10 WIB

Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi

Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi

| Sabtu, 05 November 2022 | 19:49 WIB

Ini Sosok Diduga 'Om' Clara Shinta: AKBP Dony Alexander Pernah Gebuk Komika Fico Fachriza

Ini Sosok Diduga 'Om' Clara Shinta: AKBP Dony Alexander Pernah Gebuk Komika Fico Fachriza

| Rabu, 02 November 2022 | 16:46 WIB

Terkini

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:33 WIB

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:15 WIB

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 22:50 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Bekaci | Senin, 13 April 2026 | 22:33 WIB

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Kalbar | Senin, 13 April 2026 | 22:31 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 22:24 WIB