Fakta yang diungkap oleh wartawan dan politisi senior Panda Nababan, yang mengatakan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY telah melakukan berbagai upaya agar bisa bertemu dengan Megawati setelah memenangkan Pemilu 2004 lalu.
Panda mencontohkan saat dimana SBY mengutus teman dekat yang sama-sama mengenal Megawati untuk bertemu, namun upaya tersebut tidak berhasil dilakukan.
Megawati, ungkap Panda, yang saat itu sebagai Presiden, memiliki sumber informasi dari Badan Intelijen Negara (BIN), dari Badan Intelijen Strategis Militer (BAIS), dan dari berbagai kolega-koleganya, yang diartikan bahwa Megawati bisa mudah dan transparan mengetahui setiap gerakan-gerakan yang dilakukan SBY.
Sepertinya, Megawati sudah terlanjur kecewa dengan SBY sebagai imbas dari pernyataan-pernyataan SBY yang saat itu menjadi Menkopolhukam 'ngomong' dibelakang Megawati saat dirinya menjadi Presiden ke-5 Indonesia.
“Suatu ketika, Mega mengumpulkan kami, Taufiq suaminya, Pramono Anung, Tjahjo Kumolo dan saya di rumah Teuku Umar. Dia meminta saya untuk bertemu SBY," kata Panda Nababan dalam akun YouTube pribadinya, Bang Panda yang berjudul 'SBY Bohongi Mega' yang telah diunggah satu tahun lalu.
![Megawati dan SBY Megawati [Suara.com/Muhaimin A Untung]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2022/11/24/1-megawati-dan-sby-megawati.jpg)
Dalam pertemuan di rumah pribadi Megawati itu, Taufiq Kiemas meminta Megawati sebagai Ketua Umum PDIP untuk bertemu dengan SBY. Namun ketika itu, Megawati tak lantas mengiyakan saran dari suaminya itu.
"(Kata Megawati) wah nggak, kalau mau ketemu saya harus ada klarifikasi dulu, kata dia" cerita Panda.
Kemudian, dalam cerita yang diungkap Panda Nababan itu, Taufiq Kiemas pun mengajukan diri kepada Megawati untuk bertemu dengan SBY.
"Kalau ndak, aku aja, kata Taufiq," ujar Panda.
"wah ndak, kalau kau yang pergi, sama saja dengan diriku, jawab Mega," Panda Melanjutkan.
Setelah lama mereka berunding, Megawati lantas mengajukan lima pertanyaan, untuk kemudian diteruskan agar dikonfirmasi dan diklarifikasi langsung oleh SBY.
“Apakah benar dia (SBY) pernah mengatakan, saya ini sudah di comberan tapi diwongke sama mbak Mega, kemudian ada juga pertanyaan bahwa betul dia pernah mendatangi Mega menanyakan mbak Mega apakah bersedia menerima dia sebagai calon Wakil Presiden," kata Panda.
![Panda Nababan saat bertemu dengan SBY [youtube Bang Panda]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2022/11/24/1-panda-nababan-saat-bertemu-dengan-sby.jpg)
Waktu pun sudah larut malam, kata Panda, Megawati lalu mengutus Pramono, Tjahjo dan Panda bertemu SBY di istana. Namun, saat hendak keluar gerbang kediaman, Megawati menghentikan laju mobil dan menyuruh Tjahjo Kumolo dan Pramono Anung turun dari mobil.
Panda menjelaskan bahwa Megawati mempercayakan dirinya yang keturunan Batak, bisa berangkat sendiri karena lugas berbicara dan berani serta mencatat dengan baik isi dari pertemuan dengan SBY, karena memiliki latarbelakang sebagai wartawan.
"Berangkatlah aku sendiri ke istana, dan ketemulah aku dengan SBY, aku sampaikan semua pertanyaan, satupun tidak ada yang dia jawab, dia cuma bersandar melihat langit-langit, waduh dramatis pertemuannya, mencekam tidak ada dialog," ungkap Panda.