Cerita Dramatis Azka Ditemukan, Bocah yang Selamat dari Timbunan Bangunan Selama 3 hari Paca Gempa Cianjur

Serang | Suara.com

Kamis, 24 November 2022 | 22:20 WIB
Cerita Dramatis Azka Ditemukan, Bocah  yang Selamat dari Timbunan Bangunan Selama 3 hari Paca Gempa Cianjur
Azka (5), seorang anak yang selamat dari reruntuhan puing rumahnya, akibat gempa Cianjur, hanya bisa terbaring di atas kasur rumah sakit dalam tenda darurat di halaman Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur. (Suara.com/Faqih)

Azka bocah lelaki 5 tahun yang ditemukan selamat dari reruntuhan rumahnya akibat gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022). Azka saat ini hanya bisa terbaring di ranjang rumah sakit tenda darurat di halaman Rumah Sakit Umum Daerah, Sayang, Cianjur. Pada lengan kirinya masih terpasang selang infus.

Sementara itu, tangan kanan Azka tak lepas dari mainan plastik mobil-mobilan yang bisa mengeluarkan suara. Azka sesekali menekan tombol pada mainan untuk mengeluarkan suara dari mobil mainan yang menyerupai truk tangki itu.

Sebelumnya, Azka merupakan korban gempa Cianjur yang sempat terjebak di bawah reruntuhan bangunan rumahnya selama 3 hari. Syukurnya, Azka berhasil ditemukan dalam keadaan selamat den mendapati luka memar di kakinya. 

Paman Azka, Miftah (29) tinggal di Bandung Barat mengaku kaget dengan kabar yang diterimanya. Saat itu, ia mendapat laporan bahwa Azka, ibu dan neneknya belum ditemukan pasca terjadinya gempa bumi berkekuatan 5,6 SR itu.

Setelah mendapat kabar tersebut, Miftah segera bergegas ke Desa Rawacina, Desa Nagrak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tempat dimana Azka dan keluarganya tinggal.

Ilustrasi pencarian korban gempa Cianjur diantara reruntuhan puing-puing bangunan. [dok. JMI Peduli]
Ilustrasi pencarian korban gempa Cianjur diantara reruntuhan puing-puing bangunan. (sumber: dok. JMI Peduli)

Miftah menjelaskan, Azka bisa selamat karena saat tertimpa puing-puing bangunan, dia berada sekitar di celah-celah ruangan dengann jarak 20-30 cm. Adanya ruang celah itu disebabkan karena puing-puing reruntuhan bangunan tertahan oleh lemari.

Pencarian Azka awalnya dilakukan pada hari kedua. Karena saat itu kondisi gempa susulan masih sering terjadi. Jadi evakuasi sempat tertunda.

“Saya nyari sama bapaknya, dan saudaranya. Saya gerak ketumpukan tetapi masih ada getaran gempa. Akhirnya kita memutuskan untuk balik lagi keatas," kata Miftah, Kamis (24/11/2022) di RSUD Sayang Cianjur.

Pencarian dilanjutkan keesokan harinya. Mereka sempat mencari Azka di sekolah.
Tetapi ketika di sekolah, pihak keluarga tidak dapat menemukan Azka. Yang ada hanya jenazah teman-temannya.

Lalu, kata Miftah, orang tua Azka memiliki feeling bahwa anaknya masih berada di dalam kamar. Akhirnya area sekitar rumah pun digeledah. Penelusuran di sekitar halaman beranda rumah itu dilakukan dengan bantuan tim SAR gabungan.

Pencarian dilanjutkan di dalam rumah menggunakan alat seadanya. Saat mereka memindahkan puing-puing satu per satu, tim SAR mendengar suara di balik tumpukan. Benar saja, ada sesosok anak kecil dari balik tumpukan puing itu.

Azka (5), seorang anak yang selamat dari reruntuhan puing rumahnya, akibat gempa Cianjur, hanya bisa terbaring di atas kasur rumah sakit dalam tenda darurat di halaman Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur. [Suara.com/Faqih]
Azka (5), seorang anak yang selamat dari reruntuhan puing rumahnya, akibat gempa Cianjur, hanya bisa terbaring di atas kasur rumah sakit dalam tenda darurat di halaman Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur. (sumber: Suara.com/Faqih)

Ketika Azka ditemukan, dia tidak menangis, mungkin ia telah kehabisan tenaga karena tidak mendapat asupan makanan atau minuman selama 3 hari.

”Kata bapaknya, kayak ada suara. Mungkin lemah gitu ya. Namanya juga tertimbun, bebannya berat, jadi suaranya lemah,” jelas Miftah.

Saat ini kondisi Azka menurut tim medis sudah membaik, hanya saja masih membutuhkan perawatan, tangan Azka masih diinfus untuk mengganti cairan tubuh yang terkuras karena sudah tiga hari berada di dalam di tumpukan puing.

Nantinya, kata Miftah, Azka juga akan menjalani rontgen untuk memeriksa secara menyeluruh terkait kondisi tubuh bocah kecil tersebut. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Distribusi Logistik Mulai Susah, Erick Thohir Perintahkan Seluruh BUMN Dirikan Posko Bantuan Korban Gempa Cianjur

Distribusi Logistik Mulai Susah, Erick Thohir Perintahkan Seluruh BUMN Dirikan Posko Bantuan Korban Gempa Cianjur

Bisnis | Kamis, 24 November 2022 | 20:37 WIB

Tahan Tangis, Sang Ayah Ceritakan Momen Bocah Azka Ditemukan Selamat Usai 3 Hari Tertimbun Reruntuhan Rumah

Tahan Tangis, Sang Ayah Ceritakan Momen Bocah Azka Ditemukan Selamat Usai 3 Hari Tertimbun Reruntuhan Rumah

Jakarta | Kamis, 24 November 2022 | 17:25 WIB

Kunjungi RSUD Sayang, Jokowi Bagi-bagi Amplop ke Keluarga Korban Gempa Cianjur

Kunjungi RSUD Sayang, Jokowi Bagi-bagi Amplop ke Keluarga Korban Gempa Cianjur

Foto | Kamis, 24 November 2022 | 17:20 WIB

Dijemput Intel, Pelaku Cegat Mobil Logistik Bantuan Korban Gempa Cianjur Keder

Dijemput Intel, Pelaku Cegat Mobil Logistik Bantuan Korban Gempa Cianjur Keder

| Rabu, 23 November 2022 | 22:48 WIB

Warga Cegat Mobil Bantuan Logistik Relawan dan Minta Paksa Turunkan Barang

Warga Cegat Mobil Bantuan Logistik Relawan dan Minta Paksa Turunkan Barang

| Rabu, 23 November 2022 | 16:05 WIB

Terdampak Gempa Cianjur, Warga Makan dari hasil Sumbangan, Bantuan Belum Merata

Terdampak Gempa Cianjur, Warga Makan dari hasil Sumbangan, Bantuan Belum Merata

| Rabu, 23 November 2022 | 13:15 WIB

BMKG: Gempa Cianjur Siklus 20 Tahunan, Penyebabnya Sesar Misterius yang Belum Terpetakan

BMKG: Gempa Cianjur Siklus 20 Tahunan, Penyebabnya Sesar Misterius yang Belum Terpetakan

| Selasa, 22 November 2022 | 16:39 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan

PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 23:51 WIB

Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan

Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan

Jakarta | Senin, 11 Mei 2026 | 23:22 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat

Banten | Senin, 11 Mei 2026 | 23:14 WIB

Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran

Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 23:09 WIB

5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa

5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa

Bogor | Senin, 11 Mei 2026 | 23:06 WIB