"Kebinekaan telah kita sepakat bersama jauh sebelum beliau jadi kapolres cianjur. Kejadian itu di respon seolah beliau jadi jubir itu. Miris," sambung pemilik akun @figoantasena.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan sempat menanggapi aksi dari video viral copot identitas bertuliskan gereja di tenda pengungsian warga.
Bahkan sosok paling terdepan saat menyelamatkan warga dan anak dari reruntuhan dinilai netizen blunder dengan sikapnya.
"Blunder ini pernyataan Kapolres Cianjur, jelas2 itu aksi intoleransi, nyopot2in label, lagian label2 kyak itu biasa ada di bantuan2 yg lain, knp yg dr gereja hrus dicopot?,” kata seorang warganet di Twitter. [*]