serang

Sejarah Awal Ganjar Pranowo Terjun ke Politik: 'ah geblek amat kok masuk PDI?'

Serang Suara.Com
Kamis, 01 Desember 2022 | 05:30 WIB
Sejarah Awal Ganjar Pranowo Terjun ke Politik: 'ah geblek amat kok masuk PDI?'
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir langsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. (ist.)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bercerita tentang bagaimana dirinya terjun ke dunia politik dan bergabung dengan partai politik. Ganjar mengaku pernah merasa tersinggung saat memutuskan untuk bergabung dengan partai besutan Megawati Soekarnoputri.

Hal itu disampaikan Ganjar dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan oleh salah satu bank ternama di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).

Mulanya, Ganjar bercerita ketika pertama kali bergabung dengan partai politik saat masih menjadi mahasiswa tahun 1992. Saat itu, Ganjar menilai di era Orde Baru hanya ada dua partai, yakni PPP dan PDI, karena menganggap Golkar hanya sebagai sebuah golongan saja.

“Karena saya masuk partai waktu masih mahasiswa. Saya ikut partai mahasiswa, saya ingat itu tahun 92 juga, saya juga ikut kampanye partainya cuma dua waktu itu. Orde Baru waktu itu partainya cuma ada PPP sama PDI. Satu Golongan bukan partai,  Golkar,” kata Ganjar.

“Dan setiap lomba kontestasi pemilu pemenang 5 tahun ke depan itu sudah diketahui sehari setelah pencoblosan. Siahkan anda lihat bener apa nggak,” lanjutnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo [Suara.com/Tia]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (sumber: Suara.com/Tia)

Saat ini, Ganjar mengaku jiwa mahasiswaannya masih membara, sehingga ia mempertimbangkan dengan matang terlebih dahulu sebelum memutuskan bergabung ke partai.


Ganjar beralasan tidak mau masuk Golkar karena dianggap terlalu serius dan masih membawa stigma yang menakutkan. Sedangkan PPP lebih masuk, tapi menurutnya merasa masih terlalu terikat pada satu kelompok atau golongan. Akhirnya dia pun memilih PDI.


"Saat itu kemdian saya ikut partai. Pilihan ya cuma ada tiga yang ikut kontestasi, mau ikut Golkar, aduh itu birokrat, rapat, serem gitu kan mahasiswa kan ngga asik kalau ikut yang menang.  Mau ikut PPP,  ini partainya asyik juga, tapi satu golongan. Pilihannya tinggal ini, waktu itu PDI,” ungkap Ganjar.


Sampai Ganjar akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan PDI, ia kemudian diejek oleh teman-temannya. Bergabung dengan PDI merupakan tantangan baginya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Rikuh Soal Legacy Jokowi, Akhirnya Jadi Utang


“Saya masuk PDI ditanyain, 'ah geblek amat kok masuk PDI?. Udah partai kalah melulu nomor tiga’ saya bilang tantangan bro tantangan ini," kata Ganjar.

Akhirnya, seiring dengan berjalannya waktu, Ganjar tetap bersama PDI meskipun kemudian terjadi perubahan nama yang saat ini disebut PDI Perjuangan atau PDIP.

"Saya bertemu Pak Suryadi, Pak Kwik Kian Gie dll, nah itu awalnya. Maka, pada saat itu terus aktif terjadi perubahan 98,99,” Pungkas Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI