Tingkat kepuasan kinerja Presiden Joko Widodo menurut pengamatan publik berdampak terhadap elektabilitas Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Tingkat kepuasan tersebut atas hasil survei Indikator Politik Indonesia. Senada pula dikatakan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto kepada jurnalis, Rabu (4/1/2023).
Menurut Hasto Kristiyanto ada korelasi atau approval dari meningkatnya kerja Presiden Jokowi.
"Elektabilitas dari Mbak Puan, pak Ganjar, pak Prabowo naik, ya karena karena approval rating dari Presiden Jokowi yang juga merangkak naikm," ucap Hasto.
Kecuali Anies Baswedan, yang mengalami penurunan terhadap kerja efek Jokowi. Menurut Hasto, karena sikon Anies dan Jokowi bertolak belakang.
"Anies Baswedan antitesa dari Presiden Jokowi, sehingga elektabilitas kerja Jokowi naik. Anies malah mengalami penurunan," ungkapnya.
Bukan saja terhadap Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo mengalami dampak elektabilitas, akan tetapi juga berpengaruh terhadap partai pengusungnya. Adapun yang berlawanan dengan Jokowi sedikit menurun.
![Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ganjar Pranowo [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2022/10/30/1-sekjen-pdip-hasto-kristiyanto-dan-ganjar-pranowo.jpg)
Berdasar catatan hasil survei Indikator Ganjar Pranowo teratas dengan skor 35,8 persen, menyusul Prabowo Subianto 26, 7 persen. Sementara Anies berada di posisi ketiga 28,3 persen.
Lembaga Survei Indikato Politik Indonesia baru-baru ini merilisi survei tiga tokoh bakal calon presiden jelang Pemilu 2024.
Baca Juga: Cara Ekstrim Kiky Saputri bikin Fajar Sad Boy Tertawa Ngakak
Ketiga tokoh itu antara lain, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, ketiga nama itu digadangkan bakal ikut kompetisi Pilpres 2024. [*]