Aniaya Anak Kandung! Mantan Bos OVO Indrajana Menginap di Hotel Prodeo 20 Hari Kedepan

Serang | Suara.com

Rabu, 25 Januari 2023 | 22:44 WIB
Aniaya Anak Kandung! Mantan Bos OVO Indrajana Menginap di Hotel Prodeo 20 Hari Kedepan
Raden Indrajana Sofiandi (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

Raden Indrajana Sofiandi merupakan mantan bos OVO resmi menginap di hotel prodeo alias penjara selama 20 hari kedepan, setelah resmi kena tahan Sabtu 21 Januari 2023.

Polres Metro Jakarta Selatan menahan Raden Indrajana Sofiandi atas dugaan melakukan penganiayaan terhadap dua anak kandungnya dan istri Keyla Evelyn Yasir.

"Kami akan menahannya 20 hari kedepan guna pemeriksaan lanjut atas kasus penganiayaan anak di bawah umur," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi, Rabu (25/1/2023).

Penahanan pelaku penganiayaan anak bawah umur tersebut berdasar laporan LP/2301/IX/2022/RJS, Jumat 23 September 2022.

"Penyidik akan memeriksa tersangka sesuai bukti dan laporan yang masuk ke Polres Metro Jakarta Selatan," tutur Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Pada kasus ini bekas bos OVO itu terjerat Pasal 76C Jo 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Jo 44 UU Nomor 23 Tahun 2004.

Selanjutnya Jo Pasal 335 KUHP tentang Penghapusan KDRT dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Empat hari lalu, eks bos OVO Raden Indrajana Sofiandi (RIS) resmi jadi tahanan Polres Metro Jakarta Selatan.

Kini polisi sedang mendalami kasus tersebut, walau ada permintaan dari tersangka untuk penangguhan penahanan. Namun, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan tidak mengabulkan permintaan tersebut.

"Ia meminta penangguhan penahanan, tapi kami tidak penuhi. Sejak penahanan Sabtu kemarin, 20 hari kedepan ia akan menjalani pemeriksaan selama masa tahanan tersebut,"  kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Irwandhy Idrus kepada jurnalis.

Melansir serang.suara.com. Bahwa mantan petinggi OVO tersebut melakukan serangkaian penganiayaan fisik dan psikis terhadap dua anaknya, sehingga menyisakan trauma.

Kedua anak kandungnya masih bawah umur yakni berinisial KAS 10 tahun dan KRS 12 tahun. Menurut catatan dan laporan pelapor, kejadian itu terjadi dalam rentang waktu medio September 2021 hingga 5 September 2022.

Perbuatan itu terjadi di Apartemen Signature Park, Tebet. Tidak tahan atas perbuatan suaminya, Keyla Evelyn Yasir melaporkan hal itu ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Keyla Evelyn Yasir menceritakan kalau ia sudah tidak tahan dengan perbuatan Raden Indrajana Sofiandi. Sebab, peristiwa itu bukan kali pertama terjadi.

Makanya, Keyla Evelyn Yasir nekat meminta cerai kepada mantan bos OVO itu. "Ia pernah dibui atas kasus yang sama tahun 2014, saat itu saya melaporkan kasusnya di Polda Metro Jaya," tutup Keyla Evelyn Yasir, saat jadi bintang tamu di FYP Trans 7. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Ogah Kabulkan Permintaan Mantan Boss OVO, Pemukul 2 Anak dan Istri di Apartemen

Polisi Ogah Kabulkan Permintaan Mantan Boss OVO, Pemukul 2 Anak dan Istri di Apartemen

| Rabu, 25 Januari 2023 | 22:09 WIB

Venna Melinda : Dulu Ingin Mati di Pangkuan Abi, Sekarang Cintaku hilang Tak Berbekas

Venna Melinda : Dulu Ingin Mati di Pangkuan Abi, Sekarang Cintaku hilang Tak Berbekas

| Rabu, 25 Januari 2023 | 15:08 WIB

[NGERI] Bekas Presiden ACT Cuma Dihukum 3 Tahun Usai Sikat Uang Bantuan Korban Lion Air 2018, Alasan Hakim Mengejutkan

[NGERI] Bekas Presiden ACT Cuma Dihukum 3 Tahun Usai Sikat Uang Bantuan Korban Lion Air 2018, Alasan Hakim Mengejutkan

| Selasa, 24 Januari 2023 | 19:30 WIB

Terkini

Motor Listrik Apa yang Paling Murah dan Awet? Cek 5 Pilihan Terbaiknya

Motor Listrik Apa yang Paling Murah dan Awet? Cek 5 Pilihan Terbaiknya

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 07:45 WIB

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy

Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN

Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:42 WIB

7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam

7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 07:40 WIB

Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar

Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar

Jatim | Jum'at, 17 April 2026 | 07:40 WIB

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB