Belum lama ini mantan Dirjen Pajak Kemenkeu Rafael Alun Trisambodo diperiksa KPK. Kini giliran Ibu Mario Dandy Satrio, Ernie Meike Tondorek yang bakal diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi.
Pemanggilan dan pemeriksaan Ernie Meike Tondorek, masih sekait klarifikasi sumber harta kekayaan suaminya, Rafael Alun anak buah Menkeu Sri Mulyani senilai Rp 56 miliar lebih.
Alasan memeriksa Ernie Meike lantaran banyak ditemukan transaksi agak aneh, dan itu dalam rekap banyak tercetak nama dari ibu Angelina Embun Prasasya tersebut.
"Karena banyak nama dia (Ernie Meike), dan transaksinya juga banyak di rekening dia," kata Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (2/3/2023).
Pahala Nainggolan memastikan akan memanggil istri Rafel Alun Trisambodo.
"Belum ada jadwal tapi bakal kita periksa dan panggil guna menyisir harta kekayaan Rafael Alun yang tidak sesuai dengan profilnya sebagai PNS," kata Pahala.
Walau demikian Komisi Pemberantasan Korupsi tidak dapat mengurai jelas sumber dana terkait saham di 6 perusahaan yang dimiliki Rafael Alun Trisambodo.
KPK cuma mengurai enam perusahaan, dengan saham kepemilikan ayah Mario Dandy Satrio pelaku penganiayaan anak pengurus GP Ansor tempo minggu kemarin.
"Dua dari enam perusahaan itu terletak di Minahasa Utara dengan luas 6,5 hektare, dan kedua perusahaan yang ada saham Rafael Alun Trisambodo atas nama Ernie Meike Tondorek," ungkapnya.
Baca Juga: KPK Kantongi Nama Pegawai Pajak Kemenkeu Pemilik Moge, Sri Mulyani: Cederai Kepercayaan Rakyat!
Sementara empat (4) saham perusahaan tidak dapat KPK bongkar. Justru itu yang membuat KPK ingin memanggil ibu Mario Dandy.
Sementara dalam catatan LHKPN milik Rafael Alun tidak terdapat adanya saham di enam perusahaan, yang tertuang di dalam LHKPN itu cuma surat berharga bernilai sekitar Rp 1,5 miliar.
"Aku rasa KPK bukan saja memeriksa dan memastikan total harta kekayaan Rafael Alun, melainkan juga menelusuri asal muasal aset," tutupnya. [*]