KKB Serang TNI Hingga Tewas, Mantan Pejabat BIN: Prajurit Gamang, Komandan Galau Bertindak

Serang

Sabtu, 29 April 2023 | 10:50 WIB
KKB Serang TNI Hingga Tewas, Mantan Pejabat BIN: Prajurit Gamang, Komandan Galau Bertindak
Marsekal Muda TNI (Purnawirawan) Maroef Sjamsoeddin (Mantan Waka BIN-Badan Intelijen Negara) (Intelijen)

Serang Suara - Konflik di Papua yang melibatkan KKB serang TNI hingga tewas jadi panas. Bahkan, mantan pejabat BIN (Badan Intelijen Negara) menyebut prajurit TNI gamang dan komandan galau bertindak.

Kegamangan prajurit TNI AD atau TNI Angkatan Darat karena tidak berani bertindak gegabah, alhasil tidak bisa melakukan tindakan terukur dan tegas lantaran mereka (Prajurit TNI) cuma bantu tugas kepolisian.

Membantu tugas kepolisian yang dimaksud Marsekal Muda TNI (Purnawirawan) Maroef Sjamsoeddin (Mantan Waka BIN), karena konteks lawan di Papua adalah Kelompok Kriminal Bersenjata alias KKB.

"Jika namanya kelompok kriminal bersenjata, maka kelompok kriminal itu yang numpas polisi bukan prajurit TNI yang harus gelar operasi tempur atau militer," kata Maroef Sjamsoeddin memberi padangan melansir channel Youtube Abrahama Samad SPEAK UP, 29 April 2023 yang tayang (27/4/2023).

Kegamangan prajurit TNI melawan KKB menjadi senantiasa bagi mereka untuk menewaskan prajurit yang bertugas di sana.

"Saya menduga ini adalah kegamangan dalam bertugas, termasuk komandan di lapangan pun galau dalam mengambil tindakan tegas. Pemicunya karena status mereka cuma membantu bukan status operasi militer," kata mantan pejabat BIN, Marsekal Muda TNI (Purnawirawan) Maroef Sjamsoeddin.

Marsekal Muda TNI (Purnawirawan) Maroef Sjamsoeddin mengulik status yang disematkan pemerintah terhadap konflik Papua. Seingatnya mengatakan, pemerintah berita status terhadap mereka sebagai gerakan pemberontakan senjata, gerakan separatis dan gerakan politik.

"Yang jadi pertanyaan itu sekarang kelompok kriminal. Jika dipandang, kelompok kriminal, tidak cocok dihadapkan dengan operasi tempur TNI Angkatan Darat," tutur mantan Komandan Skadron 465 Paskhas.

Operasi tempur atau operasi militer sebut mantan pejabat BIN Maroef Sjamsoeddin, sudah ada undang-undang yang mengaturnya.

baca juga

Ia lantas bertanya, KKB itu sebagai apa dan kemudian prajurit TNI itu dalam hal ini sebagai apa pula dalam melakukan operasi yang dimaksud.

"Mestinya posisi TNI dalam perkara di Papua cuma membantu polisi. Sebab TNI menganut prinsip battle field (medan perang-red), kill or to be killed (membunuh atau dibunuh-red)," katanya.

Jelas sangat ada kegalauan dan kegamangan di TNI, "Ya takut pelanggaran HAM karena itu operasi penegakan hukum, dan kemudian mereka mempertimbangkan apakah sasaran merupakan orang-orang kriminal apa bukan, apalagi mereka tidak berseragam," jelasnya.

"Leading sektor itu polisi bukan militer. Sementara yang prajurit TNI hadapi gerakan pemberontakan bersenjata," papar Marsekal Muda TNI (Purnawirawan) Maroef Sjamsoeddin, mantan Komandan Skadron 465 Paskhas.

Pemerintah kata Maroef Sjamsoeddin, harus tegas dalam mengeluarkan perintah aturan dalam Undang-Undang TNI dalam melaksanakan tugas dan fungsi. 

"Ketika ada ketegasan yang mengatur dalam UU TNI, maka prajurit dapat melaksanakan tugasnya dan tidak dianggap melanggar Hak Asasi Manusia," ungkapnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Empat Jabatan Strategis TNI Angkatan Darat Diganti Pejabatnya, Ini Pesan Kasad dan Wajah Mereka

Empat Jabatan Strategis TNI Angkatan Darat Diganti Pejabatnya, Ini Pesan Kasad dan Wajah Mereka

Serang | Sabtu, 29 April 2023 | 09:38 WIB

Isukan TNI Serang Polres Jeneponto, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso Mengamuk

Isukan TNI Serang Polres Jeneponto, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso Mengamuk

Serang | Jum'at, 28 April 2023 | 21:45 WIB

Panglima Kodam Hasanuddin Sebut TNI Tidak Serang Mapolres Jeneponto; Kita Masih Cari Pelakunya

Panglima Kodam Hasanuddin Sebut TNI Tidak Serang Mapolres Jeneponto; Kita Masih Cari Pelakunya

Sulsel | Jum'at, 28 April 2023 | 10:14 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×