10 Wanita Pekerja Migran Ilegal yang diamankan BP2MI di Bandara Soetta Tak Punya Dokumen Lengkap

Serang

Selasa, 16 Mei 2023 | 22:44 WIB
10 Wanita Pekerja Migran Ilegal yang diamankan BP2MI di Bandara Soetta Tak Punya Dokumen Lengkap
BP2MI gagalan keberangkatan 10 orang calon pekerja migran yang akan ditempatkan secara ilegal di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (15/5). (Dok. BP2MI)

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) berhasil mencegah upaya keberangkatan 10 calon pekerja migran ilegal di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Para calon pekerja migran tersebut direncanakan akan ditempatkan sebagai asisten rumah tangga (ART) di Arab Saudi. 


Kecurigaan muncul ketika sekelompok wanita yang akan berangkat ke luar negeri ditanyai oleh petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, yang kemudian berujung pada pencegahan tersebut.


"Pencegahannya terjadi pada Sabtu, (13/05/2023), di Bandara internasional Soekarno-Hatta. Kecurigaannya karena adanya rombongan ibu-ibu yang akan berangkat ke luar negeri, lalu pihak kami bersama petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menghentikan dan menanyakan tujuan perjalanan mereka," ujar Rinardi, selaku Sekretaris Utama BP2MI, di shelter P4MI, Kota Tangerang, Selasa, (16/5/2023).


Rinardi menyatakan bahwa para calon pekerja migran kemudian dibawa langsung ke lounge BP2MI untuk diperiksa identitas dan kelengkapan dokumen penempatan sebagai Pekerja Migran Indonesia.

Namun, dari pemeriksaan tersebut, mereka hanya mampu menunjukkan paspor dan tiket pesawat tujuan Jakarta-Colombo dan Colombo-Riyadh tanpa dokumen kelengkapan Pekerja Migran Indonesia lainnya.

BP2MI gagalan keberangkatan 10 orang calon pekerja migran yang akan ditempatkan secara ilegal di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (15/5). [Dok. BP2MI]
BP2MI gagalan keberangkatan 10 orang calon pekerja migran yang akan ditempatkan secara ilegal di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (15/5). (sumber: Dok. BP2MI)

Adapun sepuluh calon pekerja migran ilegal tersebut semuanya adalah perempuan yang berasal dari Provinsi Jawa Barat, dengan rata-rata usia 32 tahun dan pendidikan tamatan SD-SMP.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh petugas, para calon pekerja migran direkrut oleh para calo di kampung halamannya dan dijanjikan gaji yang besar serta diberi uang sebelum berangkat. Selanjutnya, mereka dibawa ke Jakarta untuk medical check-up dan pengurusan dokumen visa.

Rinardi menjelaskan bahwa para calon pekerja migran tersebut diarahkan oleh para calo untuk menjawab tujuan perjalanan untuk jalan-jalan atau liburan jika ditanya di bandara oleh petugas Imigrasi Bandara. Saat ini, para calon pekerja migran tersebut ditampung di shelter BP2MI yang berada di Kota Tangerang, untuk menyelesaikan pemeriksaan dan proses lebih lanjut dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta. 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Muhammad Tito Andrianto mengatakan bahwa hingga 16 Mei 2023, pihaknya telah menunda keberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprosedural sebanyak 1.662 selama periode Januari hingga Mei 2023.

baca juga

"Pada Januari, kami berhasil menunda PMI itu sebanyak 212 orang, Februari ada 415 orang, Maret 530 orang, April ada 307, dan hingga 16 Mei ini baru ada 198 orang yang kami tunda keberangkatannya," ujar Tito.

Tito juga mengimbau agar masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri untuk bekerja agar melengkapi dokumen yang sesuai dengan prosedur yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akademisi: Kejahatan Kemanusiaan  Isu Strategis KTT ASEAN

Akademisi: Kejahatan Kemanusiaan Isu Strategis KTT ASEAN

News | Senin, 15 Mei 2023 | 19:00 WIB

BP2MI Gagalkan Puluhan PMI Ilegal yang Akan Diberangkatkan ke Malaysia

BP2MI Gagalkan Puluhan PMI Ilegal yang Akan Diberangkatkan ke Malaysia

Serang | Senin, 15 Mei 2023 | 21:07 WIB

Silaturahmi dengan PMI Asal Jatim di Hongkong, Gubernur Khofifah Tawarkan Pelatihan Ekonomi Digital

Silaturahmi dengan PMI Asal Jatim di Hongkong, Gubernur Khofifah Tawarkan Pelatihan Ekonomi Digital

Jatim | Minggu, 14 Mei 2023 | 20:02 WIB

Ramadan 1444 H: Ketua PMI Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli Buka Puasa Bersama Santriwati Ponpes Ummi Kalsum Nias

Ramadan 1444 H: Ketua PMI Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli Buka Puasa Bersama Santriwati Ponpes Ummi Kalsum Nias

Serang | Senin, 10 April 2023 | 22:55 WIB

Otoritas Imigrasi Bandara Soetta Jalin Sinergi Lewat FGD dengan Balai Media Center Tangerang Raya

Otoritas Imigrasi Bandara Soetta Jalin Sinergi Lewat FGD dengan Balai Media Center Tangerang Raya

Serang | Kamis, 23 Februari 2023 | 21:38 WIB

Terkini

Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 22:16 WIB

Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung

Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung

Banten | Senin, 13 Juli 2026 | 22:12 WIB

Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak

Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak

Sumsel | Senin, 13 Juli 2026 | 22:09 WIB

Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh

Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 22:02 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu

Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu

Jabar | Senin, 13 Juli 2026 | 21:44 WIB

Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta

Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 21:40 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Dua Malam Tertahan di Laut, 252 Penumpang KM Suwindu Akhirnya Dievakuasi

Dua Malam Tertahan di Laut, 252 Penumpang KM Suwindu Akhirnya Dievakuasi

Sumsel | Senin, 13 Juli 2026 | 21:38 WIB

×