- Survei Ipsos Indonesia 2026 mengungkapkan bahwa 65 persen nasabah kini lebih memprioritaskan faktor keamanan dibandingkan penawaran promo atau cashback.
- Keamanan perbankan digital mencakup perlindungan data, stabilitas aplikasi, serta kemudahan akses nasabah dalam mengelola dana dan produk simpanan.
- SeaBank menempati posisi tertinggi dalam penilaian aspek keamanan, stabilitas aplikasi, serta kemudahan akses dana berdasarkan survei 300 responden.
Suara.com - Beberapa tahun lalu, promo cashback, gratis transfer, hingga bunga tabungan yang tinggi menjadi daya tarik utama bank digital. Namun kini, perilaku konsumen mulai berubah. Masyarakat semakin selektif dan menempatkan keamanan sebagai alasan utama dalam memilih layanan perbankan digital.
Temuan tersebut terungkap dalam survei terbaru Ipsos Indonesia 2026 yang menunjukkan bahwa 65 persen responden mengaku memilih bank digital karena memiliki sistem keamanan dan perlindungan data yang dinilai baik. Angka tersebut bahkan lebih tinggi dibanding responden yang tertarik karena promo, diskon, atau cashback yang mencapai 54 persen.
Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla, mengatakan perubahan ini menunjukkan konsumen Indonesia semakin matang dalam menggunakan layanan keuangan digital.
"Seiring berkembangnya ekosistem perbankan digital di Indonesia, konsumen semakin memahami bahwa keamanan bukan hanya soal perlindungan data. Kepercayaan terhadap produk, stabilitas layanan, kemudahan akses dana, dan keandalan transaksi menjadi faktor utama yang membentuk keyakinan mereka dalam memilih bank digital," ujar Hansal.
Keamanan Tak Lagi Sekadar Soal Data
Saat mendengar kata 'aman', banyak orang mungkin langsung membayangkan autentikasi berlapis atau perlindungan dari pencurian data. Padahal, bagi nasabah, rasa aman juga berkaitan dengan keyakinan bahwa uang yang mereka simpan dapat dikelola dengan baik dan mudah diakses saat dibutuhkan.
Survei Ipsos menunjukkan konsumen juga mempertimbangkan reputasi bank digital, termasuk apakah produk simpanan yang ditawarkan terasa aman dan tepercaya.
Pada kategori ini, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 69 persen. Posisi berikutnya ditempati Bank Jago (56 persen), SuperBank (53 persen), NeoBank (47 persen), dan AlloBank (45 persen).
Menurut Ipsos, temuan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap produk tabungan maupun deposito kini menjadi salah satu indikator penting dalam membangun persepsi keamanan sebuah bank digital.
Aplikasi Stabil Jadi Nilai Tambah
Selain keamanan produk, pengalaman menggunakan aplikasi juga memengaruhi tingkat kepercayaan nasabah.
Aplikasi yang minim gangguan, tidak mudah mengalami error, serta mampu memproses transaksi dengan lancar membuat pengguna merasa lebih nyaman saat beraktivitas.
Dalam survei ini, 66 persen responden menilai SeaBank memiliki aplikasi yang stabil dengan gangguan yang minim. Setelahnya ada Bank Jago (51 persen), SuperBank (47 persen), NeoBank (43 persen), dan AlloBank (26 persen).
Bagi pengguna, aplikasi yang stabil bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman ketika melakukan transfer, membayar tagihan, maupun mengelola tabungan secara digital.
Dana Mudah Diakses, Nasabah Makin Tenang