Serang Suara - Dalam sebuah pertemuan dengan para santri, Panji Gumilang, pimpinan dari Al Zaytun, mengungkapkan pandangannya yang kontroversial terkait Al Quran dan sumber-sumber kitab suci lainnya.
Panji Gumilang mempertanyakan keberadaan Al Quran yang ditulis dalam bahasa Arab dan meragukan apakah kitab tersebut benar-benar diturunkan langsung oleh Allah SWT.
Ia berpikir tentang bagaimana Allah SWT dapat berbicara dalam bahasa Arab ketika umat manusia yang ada memiliki berbagai bahasa yang berbeda.
Menurut pandangannya, Allah SWT tidak akan memahami apa yang diucapkan oleh ciptaan-Nya karena perbedaan bahasa tersebut.
Melalui akun TikTok @herypatoeng, Panji bahkan meminta para santri untuk membaca kitab Injil yang termasuk dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Ia berpendapat bahwa melalui kitab Injil, para santri akan menemukan kebenaran tentang kitab suci.
Panji beranggapan bahwa hanya mengakui Al Quran sebagai satu-satunya kitab suci yang benar adalah kesalahan.
"Saya yakin bahwa saudara-saudara ini bahkan belum mengetahui isi dari Perjanjian Lama. Mengapa? Karena mereka menganggap bahwa hanya ada satu yang benar," ungkapnya.
Pernyataan kontroversial ini telah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat dan memicu berbagai tanggapan. Terdapat keinginan untuk mendengar tanggapan resmi dari Panji Gumilang dan institusi Al Zaytun mengenai pandangannya yang tidak konvensional terhadap kitab suci. [*]