Serang.suara.com - Lucinta Luna telah putus dengan mantan pacarnya, yang ia juluki "pentungan satpam". Lucinta Luna menyatakan bahwa ia harus mengakhiri hubungannya dengan mantan pacarnya karena tidak bisa mengikuti nafsu seksual kekasih bulenya.
Melalui saluran YouTube-nya, iWill Network, Lucinta Luna mengungkapkan bahwa mantan pacarnya memiliki hasrat seksual yang signifikan. Dalam satu hari, berhubungan seks bisa 10 hingga 12 kali.
"Saya tidak bisa memuaskan hasrat seksualnya. Kadang ia mau 10 ronde sehari, 12 ronde. Saya lelah melayani pentungan satpam itu. Saya masih melihatnya sebagai pentungan satpam, kan?" ungkap Lucinta Luna.
Selain nafsu seksualnya yang kuat, influencer berusia 34 tahun itu juga mengungkapkan bahwa mantan pacarnya memiliki penis yang terlalu besar sehingga membuatnya khawatir.
"Akhirnya saat di Bangkok, saya ke sungai Tangmonida menangis karena sudah tidak kuat menahan pentungan satpam, apalagi terlalu besar," lanjut Lucinta Luna.
![Potret Lucinta Luna nan seksi sekali [Instagram/lucintaluna_manjalita]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/19/1-lucinta-luna-trasngender.jpg)
"Bahkan menembus dinding rahim. Saya ingin menemukan seseorang yang lebih rata-rata dan tidak menuntut banyak pertemuan seperti itu," tambahnya.
Melakukan aktivitas seksual secara berlebihan memang dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan seseorang. Dr Heru Oentoeng, dokter spesialis Andrologi menjelaskan, panjang penis tidak menentukan kenikmatan seksual, melainkan kekencangan penis saat ereksi.
Jika penis pria besar tetapi tidak cukup kencang saat ereksi, hal itu bisa menimbulkan ketidakpuasan bagi pasangannya.
“Kalau tidak firm tidak bisa penetrasi. Jauh lebih memuaskan kalau ukurannya optimal, kekencangannya maksimal, dan tekniknya terampil. Jadi, belum tentu size yang lebih besar itu lebih bagus,” jelas Dr. Heru dalam Jurnalis. Sesi kelas beberapa tahun yang lalu.
Baca Juga: Welber Jardim Urutan Teratas Pemain Keturunan dan Mesin Gol Timnas Indonesia U-17, Benarkah?
Jika penis terlalu besar namun tidak sesuai dengan kondisi vagina pasangan, maka dapat menimbulkan trauma bagi wanita.
![Lucinta Luna [Dok Instagram/lucintaluna_manjalita]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/19/1-lucinta-luna-dok-instagramlucintaluna-manjalita.jpg)
“Vagina memang elastis, tapi kalau dipaksakan dengan penis yang terlalu besar bisa sakit. Apalagi kalau posisinya salah, seperti posisi woman on top, vagina bisa terasa seperti ditusuk-tusuk. dengan pedang," katanya.
Sementara beberapa wanita langsung mengeluh kepada pasangannya tentang masalah ini, jauh di lubuk hati, mereka mungkin merasa trauma dan berusaha mencegah orgasme selama hubungan seksual karena rasa sakit yang mereka alami. [*]