Hutan Kota Dekat UKI Cawang Sarang LGBT? Rektor Dhaniswara Naik Pitam

Serang

Kamis, 27 Juli 2023 | 22:46 WIB
Hutan Kota Dekat UKI Cawang Sarang LGBT? Rektor Dhaniswara Naik Pitam
Ilustrasi Hutan Kota UKI di Kawasan Cawang Jakarta Timur (Beritajakarta.id)

Serang.suara.com - Muncul klaim hutan kota dekat UKI Cawang, Jakarta Timur jadi sarang LGBT, membuat Rektor Universitas Kristen Indonesia Dhaniswara K Harjono naik pitam.

Pencatutan nama hutan kota UKI Cawang disebut 'sarang' LGBT, Dhaniswara mengatakan, kalau itu bukan dekat kawasan atau wilayah Universitas Kristen Indonesia.

"Hutan Kota UKI Cawang seperti yang tercantum dalam pemberitaan, bukan milik UKI dan tidak terletak di dalam kawasan UKI," tegas Rektor Dhaniswara K Harjono, Kamis (27/7/2023).

Kendati demikian isu sudah menyebar luas dan viral, hingga penegak perda dan aparat melakukan pengawasan ketat di sekitar hutan kota di dekat UKI. Walau baru-baru ini kemudian tudingan itu dibantah keras Dhaniswara K Harjono.

Menurutnya, aktivitas tindak asusila dan menyimpang itu bukan dan atau terjadi di kawasan Universitas Kristen Indonesia.

"Sekali lagi tidak ada kaitan dengan UKI," tandasnya.

Wawancara terpisah dengan Kepala Seksi Taman Suku Dinas (Sudin) Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Yanti Rosanna mengatakan, Pemprov DKI punya tuga dan tanggung jawab merawat hutan kota tersebut.

Masih bersumber di Distamhut Jakarta Timur, kawasan hutan kota sesuai nama tertera "Hutan Kota UKI Cawang" yang kemudian viral sebagai sarang LGBT merupakan kawasan kelolaan Jasa Marga.

"Kan itu peruntukkan hutan kota bukan taman kota. Nah hutan kota itu sendiri pun bukan aset dari Pemda. Itu masih Jasa Marga. Nah kita-kita hanya kebagian tugas dalam pemeliharaannya saja," kata Yanti Rosanna.

baca juga

Hingga berita ini terbit, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar telah menginstruksijan jajaran dan termasuk Penegak Perda serta OPD terkait untuk menjaga Hutan Kota Universitas Kristen Indonesia (UKI). 

"Penjagaan 24 jam dan petugas Satpol PP melakukan pengawasan, semoga tidak ada praktek terjadi di sana, bukan saja melanggar tindak pidana melainkan juga dilarang dalam agama," ungkapnya.

Alasan menempatkan Penegak Perda di kawasan hutan kota yang diduga jadi lokasi tempat melakukan tindak asusila, untuk menghindari hal tidak diinginkan

"Saya kira ya pasti akan terjadi kalau kita nggak jaga. Hari ini mulai dijaga, mulai diawasi selama 24 jam terutama malam hari," terang Anwar di Gedung DPRD DKI Jakarta, tempo hari (25/7/2023).

Sementara fasilitas di hutan kota dekat kawasan UKI Cawang Jakarta Timur itu kini berantakan. Apalagi pagar telah rusak dan mesti perbaikan.

"Sedang kami perbaiki dan bangun dan kita ingin taman itu jadi miniatur untuk dimanfaatkan warga secara positif, jadi perlu warga merawat pemanfaatannya," tukuk Anawar. [*]

Kontributor: Putra Tanhar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ralat: Bacok Hansip di Kalisari, Anggota Gangster Chicago Pule Ditembak Saat Melarikan Diri

Ralat: Bacok Hansip di Kalisari, Anggota Gangster Chicago Pule Ditembak Saat Melarikan Diri

News | Kamis, 27 Juli 2023 | 21:39 WIB

Diduga Sarang LGBT, Rektor UKI Bantah Hutan Kota Cawang di Wilayah Mereka

Diduga Sarang LGBT, Rektor UKI Bantah Hutan Kota Cawang di Wilayah Mereka

News | Kamis, 27 Juli 2023 | 21:32 WIB

Jadi 'Sarang' Aktivitas LGBT, Pemprov DKI Perketat Keamanan di Hutan Kota Cawang

Jadi 'Sarang' Aktivitas LGBT, Pemprov DKI Perketat Keamanan di Hutan Kota Cawang

Jakarta | Kamis, 27 Juli 2023 | 20:22 WIB

Terkini

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Prediksi Australia vs Mesir: Adu Taktik dan Siapa yang akan Lolos 16 Besar?

Prediksi Australia vs Mesir: Adu Taktik dan Siapa yang akan Lolos 16 Besar?

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:22 WIB

5 Film Tayang di Netflix Awal Juli 2026, Ada Gone Girl hingga Hamnet

5 Film Tayang di Netflix Awal Juli 2026, Ada Gone Girl hingga Hamnet

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:20 WIB

Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas

Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:19 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:10 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×