Mau Investasi? Kenali 14 Ciri Aplikasi dan Web Palsu versi OJK

Serang

Senin, 14 Agustus 2023 | 22:44 WIB
Mau Investasi? Kenali 14 Ciri Aplikasi dan Web Palsu versi OJK
ilustrasi tentang investasi (SuaraSulsel.id/Istimewa)

Serang.suara.com - Investasi merupakan menempatkan sejumlah aset atau dana dalam bentuk proyek, dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.

Jika mau berinvestasi, maka pelajari dan kenali 14 ciri aplikasi dan web palsu, sebelum menivestasikan aset atau dana kamu.

Saat ini banyak yang ingin menanamkan saham secara website atau situs maupun aplikasi. Kendati demikian, perlu sobat mengetahui ciri-ciri dari aplikasi bodong dan situs palsu.

Banyak aplikasi menggunakan website saat ini, mereka menyediakan layanan investasi bagi pemula, dan menarik perhatian, seperti menanam saham untuk pendidikan dan wirausaha dan lainnya.

Agar tidak kecele, maka artikel memuat tentang cara bagaimana mengetahui apakah web investasi itu sungguhan atau palsu, termasuk aplikasi penyertanya.

Tujuan utama dari investasi adalah untuk mengembangkan nilai dana yang diinvestasikan sehingga menghasilkan pendapatan atau nilai lebih tinggi daripada jumlah awal yang diinvestasikan.

Inilah Ciri-Ciri Investasi Berkedok Aplikasi dan Website

Investasi Obligasi Fixed Rate. [Dok. Bibit]
Investasi Obligasi Fixed Rate. (sumber: Dok. Bibit)

1. Tidak Memiliki Izin Resmi

Aplikasi atau situs web palsu biasanya tidak memiliki izin atau lisensi dari OJK atau lembaga yang relevan untuk menyelenggarakan kegiatan investasi.

2. Janji Keuntungan Tinggi

Aplikasi palsu cenderung menawarkan janji keuntungan yang terlalu tinggi dan tidak realistis dalam waktu singkat. Jika terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, maka mungkin itu adalah penipuan.

3. Minim Informasi Perusahaan

Seringkali tidak memberikan informasi yang jelas tentang perusahaan di balik layanan tersebut, seperti alamat kantor fisik, informasi kontak, dan profil manajemen.

baca juga

4. Kurangnya Informasi Produk

Situs web atau aplikasi itu mungkin tidak menjelaskan dengan jelas produk atau layanan apa yang ditawarkan dan bagaimana mekanisme investasinya bekerja.

5. Tidak Ada Prospektus atau Dokumen Resmi

Investasi yang sah akan memiliki dokumen resmi, seperti prospektus atau brosur informasi, yang memberikan detail tentang produk investasi, risiko yang terkait, dan kinerja perusahaan.

6. Tampilan Buruk

Seringkali memiliki tampilan yang buruk dan tidak profesional, dengan kesalahan tata letak, ejaan yang salah, dan gambar yang tidak berkualitas.

7. Suka Minta Data Pribadi (KTP/KK)

Nah ini sangat sering, yang memungkinkan meminta informasi pribadi sensitif, seperti nomor kartu kredit, nomor rekening bank, atau nomor KTP, yang seharusnya tidak diberikan secara sembarangan.

8. Informasi Kontak

Investasi berkedok aplikasi atau website sering tidak memiliki informasi kontak yang jelas atau hanya menyediakan alamat email gratis sebagai satu-satunya opsi komunikasi.

9. Metode Pembayaran

Aplikasi palsu mungkin mengharuskan menggunakan metode pembayaran yang tidak umum atau tidak aman, seperti transfer langsung ke rekening pribadi.

10. Taktik Tekanan dan Darurat

Sering menggunakan taktik tekanan untuk membuat calon investor pemula cepat mengambil keputusan. Mereka mungkin mengklaim ada penawaran terbatas atau situasi darurat yang memerlukan tindakan segera.

11. Waspada Testimoni 

Ulasan yang terlalu positif atau testimoni yang terlalu mengesankan tanpa bukti konkret dapat menjadi tanda bahwa ulasan tersebut palsu.

12. Jual Produk Tidak Jelas

Investasi berkedok aplikasi dan situs web mungkin menggunakan bahasa yang samar atau ambigu, jadi perlu diwaspadai.

13. Tidak Ada Informasi Hukum dan Ketentuan Layanan

Waspada terhadap aplikasi atau web berkedok saham yang tidak memiliki halaman hukum atau ketentuan layanan yang memberikan panduan tentang hak dan kewajiban pengguna.

14.Tidak Terdaftar di OJK

Pastikan bahwa aplikasi atau situs web investasi terdaftar di daftar yang dikeluarkan oleh OJK untuk memastikan legalitasnya.

Itulah tips atau trik mengenali aplikasi atau web palsu yang menawarkan investasi, agar kamu bisa tertarik menanam saham, dan melakukan obligasi dan lainnya.

Catatan: Jika mau investasi, tetap lakukan riset penelitian terhadap aplikasi atau situs-situs yang menawarkan investasi. Ingin aman dan nyaman hubungi OJK atau lembaga terkait. [*]

Kontributor: Putra Tanhar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Densus 88 Tangkap Pegawai BUMN Jaringan Terorisme di Bekasi: Ada Senjata Api Berlogo ISIS

Densus 88 Tangkap Pegawai BUMN Jaringan Terorisme di Bekasi: Ada Senjata Api Berlogo ISIS

Serang | Senin, 14 Agustus 2023 | 22:10 WIB

PSIS Semarang Tembus Posisi Tiga Besar Klasemen BRI Liga 1 2023/2024 dengan Kemenangan Telak 4-1 atas Dewa United

PSIS Semarang Tembus Posisi Tiga Besar Klasemen BRI Liga 1 2023/2024 dengan Kemenangan Telak 4-1 atas Dewa United

Serang | Senin, 14 Agustus 2023 | 20:01 WIB

Kebakaran Halte Transjakarta Tendean Hanguskan Struktur Bangunan

Kebakaran Halte Transjakarta Tendean Hanguskan Struktur Bangunan

Serang | Senin, 14 Agustus 2023 | 19:33 WIB

Terkini

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga

Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:25 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo

Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 23:00 WIB

Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian

Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 22:51 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang

Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 22:37 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB