Gerakan Komite Bersama Aksi Hari Tani Nasional Nilai Rezim Jokowi Tidak Pro Rakyat

soreang | Suara.com

Kamis, 29 September 2022 | 14:42 WIB
Gerakan Komite Bersama Aksi Hari Tani Nasional Nilai Rezim Jokowi Tidak Pro Rakyat
Komite Bersama Aksi Hari Tani Nasional di Gedung Sate, Bandung, Selasa (29/9/2022) (dok. SuaraSoreang.id)

SuaraSoreang.id – Gabungan massa petani, buruh, serta mahasiswa menggelar aksi Hari Tani Nasional, Selasa (27/9/2022) di depan Gedung Sate, Bandung.

Massa aksi yang tergabung dalam Komite Bersama Aksi Hari Tani Nasional ini menyuarakan isu-isu dan permasalahan pokok yang dihadapi para petani di Indonesia.

Koordinator komite bersama Aksi Hari Tani Nasional, Aji Gunawan menjelaskan kritiknya pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai kurang pro rakyat.

“Sejatinya Rezim Jokowi hari adalah implementasi dikte dari kepentingan kapitalis monopoli global yaitu pimpinan Amerika Serikat,” ujar Aji pada SuaraSoreang.id, Selasa (27/9/2022).

Aji juga menyebutkan bentuk akibat dari kebijakan Presiden Jokowi hasil diktean kepentingan kapitalis yang dimaksudnya.

"Dengan bentuk pelimpahan beban krisis dari negeri imperialis dilimpahkannya beban tersebut terhadap negeri kita Indonesia. Sehingga Rezim Jokowi merupakan kaki tangan atas kebijakan luar negeri tersebut yang terimplementasi dalam negeri," jelas Aji.

Selain itu, Aji juga menyinggung masalah pokok yang dialami oleh para petani, seperti monopoli dan perampasan tanah yang kini kian masif ditengah situasi pelik seperti ini.

Meski Presiden Jokowi telah menerbitkan program reforma agraria, Aji menilai jika program itu palsu dan tidak menjawab permasalahan pokok rakyat. 

"Kebijakan Rezim Jokowi yang mengarusutamakan reforma agraria palsu-nya yang hanya bagi-bagi sertifikasi  tanah dan itupun terhubung dengan Bank, tanpa menjawab masalah pokok-nya atas krisis kronis di pedesaan yang masih eksisnya tuan tanah negara," ujar dia.

Aji menyebutkan tuan tanah yang menjadi masalah bagi masyarakat. Bahkan, Aji menilai pemerintah terus mendukungnya dengan kebijakan Omnibus Law Cipta Kerja.

"Korporasi asing dan tuan besar yang masih diawetkan dengan hadirnya Omnibuslaw cipta kerja," kata dia.

Menurutnya, hingga kini petani seakan kurang dilirik dan diberi kepastian hidup.

“Rakyat saat ini, seakan-akan tidak memiliki kepastian yang jelas atas kedaulatan di atas tanahnya sendiri, masih terombang-ambing atas kepastian hidup yang tak menentu,” ujar dia.

Selain itu, Komite Bersama Aksi Hari Tani Nasional juga menanggapi soal kenaikan harga BBM yang dinilai menyengsarakan rakyat.

"Batalkan kenaikan BBM," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Video Presiden Jokowi Marah Besar Viral, Padahal ini Faktanya

Video Presiden Jokowi Marah Besar Viral, Padahal ini Faktanya

| Selasa, 27 September 2022 | 15:49 WIB

Cerita Horor di Gedung Sate, Kisah di Lorong Tawanan dan Jasad 7 Pemuda yang Tak Pernah Ditemukan

Cerita Horor di Gedung Sate, Kisah di Lorong Tawanan dan Jasad 7 Pemuda yang Tak Pernah Ditemukan

| Selasa, 27 September 2022 | 15:23 WIB

Jokowi akan Mereformasi Sektor Hukum, Pasca Hakim Agung MA Jadi Tersangka

Jokowi akan Mereformasi Sektor Hukum, Pasca Hakim Agung MA Jadi Tersangka

| Senin, 26 September 2022 | 18:30 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan

Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan

Jatim | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:41 WIB

Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit

Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:40 WIB

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari

Sumbar | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:31 WIB

Sinopsis Film Ayah Ini Arahnya Kemana Ya?, Ketika Sosok Kepala Keluarga Tak Lagi Jadi Kompas

Sinopsis Film Ayah Ini Arahnya Kemana Ya?, Ketika Sosok Kepala Keluarga Tak Lagi Jadi Kompas

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:30 WIB

Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis

Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:19 WIB

Ramadan Berlalu, Lebaran Usai: Bagaimana Merawat Makna Fitri di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Ramadan Berlalu, Lebaran Usai: Bagaimana Merawat Makna Fitri di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:05 WIB

Pakai Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar

Pakai Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:05 WIB

Buntut Uang Rp 20 Ribu, Anak di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Kandung hingga Patah Gigi

Buntut Uang Rp 20 Ribu, Anak di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Kandung hingga Patah Gigi

Jatim | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:03 WIB

Junior Liem Comeback di Na Willa, Intip Daftar Film yang Pernah Dibintanginya

Junior Liem Comeback di Na Willa, Intip Daftar Film yang Pernah Dibintanginya

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:00 WIB

Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat

Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat

Sumbar | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:59 WIB