Bela Aksi Tembak Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, Nikita Mirzani: Daripada Polisi Mati Konyol

soreang

Senin, 03 Oktober 2022 | 12:45 WIB
Bela Aksi Tembak Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, Nikita Mirzani: Daripada Polisi Mati Konyol
Nikita Mirzani bela polisi tembak gas air mata di Stadion Kanjuruhan (instagram/nikitamirzani_172)

SuaraSoreang.idTragedi Kanjuruhan menjadi luka mendalam bagi bangsa Indonesia. Kericuhan pasca pertandingan Arema FC Vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) malam itu menewaskan ratusan orang.

Siapa  yang harus disalahkan dalam tragedi ini?

Dipicu kekalahan tim Arema FC dalam melawan Persebaya, penonton kecewa diduga menyerang lapangan ke arah pemain dan ofisial.

Kejadian ini membuat pihak aparat membabi buta menembakkan gas air mata ke arah tribun yang berisi ribuan penonton.
 
Sebanyak 40 ribuan di stadion dengan kondisi itu suasana menjadi semakin sesak. Ribuan orang berebut pintu keluar untuk menghindari pedasnya gas air mata yang menyiksa.

Sambil memejamkan mata karena perih, satu-satunya hasrat tubuh yang dituju adalah keluar dari ruang yang menyiksa itu.

Namun, ribuan orang harus berebut pintu keluar yang berukuran kecil itu demi menghindari serangan polisi.

Nahas, di pintu keluar itu dengan ribuan mata yang tertutup demi terhindar pedihnya gas air mata, puluhan manusia terinjak, puluhan manusia kehilangan oksigen. Akhirnya, mereka dinyatakan kehilangan nyawa.

Atas kejadian ini, banyak pihak menyalahkan polisi akibat tindakan menembakkan gas air mata ke arah tribun. 

Pernyataan ini berbeda dengan salah satu selebriti fenomenal ini. Nikita Mirzani minta jangan menyalahkan polisi.

baca juga

“Kalian jangan nyalahin aparatur negara (polisi). Gue nggak belain aparatur negara ini. Aparatur negara itu yang ngejagain stadion bola di Malang itu tidak sebanyak supporter yang datang untuk ngesuport klub masing-masing,” ujar Nikita Mirzani dalam sebuah video yang diunggah Youtube Mommi Cantik, Senin (3/10/2022).

Menurutnya, jumlah polisi yang menjaga tidak sebanding dengan jumlah suporter yang mencapai 45 ribu lebih, ditambah anak-anak kecil.

“Nah gue bingungnya, lu mau nonton bola kenapa lu bawa anak kecil. Kenapa, kenapa, ih gue sedih banget gue kalau lihat anak kecil meninggal begitu, gue sedih banget,” ujar Nikita Mirzani

Dia mengatakan jika tindakan polisi yang menembakkan gas air mata itu sudah benar. Lantaran akibat kericuhan yang terjadi para suporter yang turun ke lapangan.

“Coba kalian gak loncat ke lapangan, dari satu yang loncat dari 1 jadi 2, dari 2 yang loncat jadi 100, dari 100 yang loncat jadi seribu, ingat ya, itu stadionnya ada 45 ribu penonton yang kapastitasnya udah keterlaluan harusnya gak boleh segitu,” ucapnya.

Selain itu, Nikita juga mempertanyakan kepada penyelenggara pertandingan Arema FC Vs Persebaya Surabaya soal penjualan tiket yang diluar kapasitas.

“Kenapa? gue tanya, cari duit jangan gitu deh, sampai ngilangin banyak nyawa. Jangan, jangan, bener, deh,” kata dia.

Alasan satu-satunya yang menjadi biang tragedi Kanjuruhan ini, menurutnya adalah suporter yang loncat ke lapangan. Bukan polisi yang duluan menembak gas air mata.

“Kalian bisa lihat dari mata kepala kalian sendiri,  itu terjadi karena ada yang loncat duluan ke lapangan, bukan yang polisi yang lakukan duluan, jadi jangan salah-salahin deh,” kata dia.

Nikita Mirzani mengaku jika apa yang telah dilakukan polisi merupakan tindakan yang benar. Sebab, menurutnya para suporter yang ricuh itu tidak akan mendengarkan jika hanya dihalau oleh omongan.

“Sekarang lagi misalnya kalau polisi gak nyemprot gas air mata apakah kalian diem, apakah kalian akan dengerin apa kata polisi, ‘jangan-jangan pada ke sini, pada mundur-mundur’, apa kalian dengerin, kan enggak. Daripada polisinya pada mati konyol,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 4 Sanksi FIFA yang Mengancam Indonesia, Pasca Tragedi Kanjuruhan

Ini 4 Sanksi FIFA yang Mengancam Indonesia, Pasca Tragedi Kanjuruhan

Soreang | Senin, 03 Oktober 2022 | 06:50 WIB

Polisi Sudah Prediksi Kerusuhan di Kanjuruhan dan Minta PT LIB untuk Ubah Jadwal Tanding Arema FC Vs Persebaya

Polisi Sudah Prediksi Kerusuhan di Kanjuruhan dan Minta PT LIB untuk Ubah Jadwal Tanding Arema FC Vs Persebaya

Soreang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:11 WIB

Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Mesut Ozil Turut Ungkap Bela Sungkawa untuk Para Korban Meninggal

Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Mesut Ozil Turut Ungkap Bela Sungkawa untuk Para Korban Meninggal

Soreang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 21:19 WIB

Terkini

Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern

Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:00 WIB

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:57 WIB

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:55 WIB

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:49 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:45 WIB

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

×