PSSI Berikan Sanksi Pada Arema, Panpel dan SO

soreang | Suara.com

Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:49 WIB
PSSI Berikan Sanksi Pada Arema, Panpel dan SO
PSSI jatuhkan sanksi pada Arema, Panpel, dan SO (Foto: ANTARA)

SuaraSoreang.com - Tim Komisi Disiplin (Komdis) PSSI jatuhkan sanksi pada klub Arema tak bisa ikut bermain di Liga 1, 2022/2023 serta denda Rp250 juta. 

"Selain itu, Arema FC tidak bisa bermain di kandang. Artinya, mereka akan bermain homebase di sisa pertandingan jauh dari Malang," kata Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, kepada wartawan dalam zoom meeting, Selasa (4/10/2022).

Erwin mengungkapkan jika investigasi ini dilakukan setelah tragedi Kanjuruhan yang merenggut ratusan nyawa.

Komdis menemukan kekurangan dan kesalahan yang dilakukan pihak panitia pelaksana dalam pertandingan Arema melawan Persebaya Surabaya, Sabtu lalu.

"Kami melihat panpel gagal mengantisipasi adanya lonjakan penonton yang terjadi. Hal ini dikarenakan kapasitas penonton stadion tidak bisa ditentukan karena bukan single seat," kata dia.

Meski panpel, kata Erwin, meminta polisi untuk menambah kapasitas personel pengamanan, tetap saja Stadion Kanjuruhan menjual tiket hingga over kapasitas.

"Ini bagian evaluasi kita, karena kursi penonton tidak single seat, jadi susah untuk mengetahui jumlah penonton yang sebenarnya di stadion," kata Erwin.

Dengan temuan tersebut, Erwin menyebut Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris dan Koordinator Seburity Officer (SO) Arema FC, Suko Sutrisno dihukum sangat berat dan tidak dapat lagi bekerja di dunia sepak bola profesional lagi.

"Mereka dihukum seumur hidup tidak boleh bekerja atau beraktifitas di dunia sepak bola profesional," kata dia.

Terkait sanksi FIFA, Erwin menjelaskan jika pihaknya masih terus berkomunikasi intensif. Di samping itu, PSSI juga melimpahkan tragedi mencekam ini pada pihak pemerintah dan berwajib.

"FIFA masih melihat keputusan yang dilakukan pemerintah dan aparat dalam mengusut tuntas kasus ini agar l cepat diselesaikan," katanya.

Erwin menambahkan, kedepan dimungkinkan mereka akan menambah personel steward (penganaman sipil) seperti statuta PSSI. Jadi, pihak kepolisian akan bertambah jumlah untuk dalam pengamanan. 

"Polisi menjadi pengamanan itu sudah ada di statuta PSSI. Mereka sudah memahami pengamanan di lapangan dalam pertandingan sepak bola," tambahnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Bantah Kabar Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Bertambah: Sampai Hari Ini ada 125 Korban

Polri Bantah Kabar Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Bertambah: Sampai Hari Ini ada 125 Korban

| Selasa, 04 Oktober 2022 | 17:23 WIB

Tragedi Kanjuruhan: KontraS Tak Percaya Data Versi Pemerintah dan Siap Bentuk Tim Khusus Bersama Aremania

Tragedi Kanjuruhan: KontraS Tak Percaya Data Versi Pemerintah dan Siap Bentuk Tim Khusus Bersama Aremania

| Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:05 WIB

Mahfud MD akan Pimpin Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruan, Berikut Daftar Anggota Lengkapnya

Mahfud MD akan Pimpin Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruan, Berikut Daftar Anggota Lengkapnya

| Senin, 03 Oktober 2022 | 21:42 WIB

Terkini

Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi

Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:50 WIB

Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani

Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani

Kaltim | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:48 WIB

BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026

BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:42 WIB

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:38 WIB

Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?

Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:36 WIB

BRI Catat 27,7% Kenaikan Remittance Migrant dari Luar Negeri

BRI Catat 27,7% Kenaikan Remittance Migrant dari Luar Negeri

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:33 WIB

Ketika Penolakan Berujung Tragedi: Budaya Kita yang Salah?

Ketika Penolakan Berujung Tragedi: Budaya Kita yang Salah?

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:25 WIB

BRI Fasilitasi Pekerja Migran Indonesia, Remittance Tumbuh 27,7% pada 2026

BRI Fasilitasi Pekerja Migran Indonesia, Remittance Tumbuh 27,7% pada 2026

Riau | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:24 WIB

Masih Jawab 'Amin'? Ini 3 Balasan Taqabbalallahu Minna wa Minkum yang Lebih Tepat

Masih Jawab 'Amin'? Ini 3 Balasan Taqabbalallahu Minna wa Minkum yang Lebih Tepat

Lampung | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:20 WIB

Buku Skulduggery Pleasant: Gerbang Kiamat di Tangan Detektif Tengkorak

Buku Skulduggery Pleasant: Gerbang Kiamat di Tangan Detektif Tengkorak

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:20 WIB