Begini Rasanya Terkena Tembakan Gas Air Mata, Netizen: Nggak Sanggup Hati Ngebayangin di Stadion Kanjuruhan yang Tertutup

soreang

Rabu, 05 Oktober 2022 | 19:34 WIB
Begini Rasanya Terkena Tembakan Gas Air Mata, Netizen: Nggak Sanggup Hati Ngebayangin di Stadion Kanjuruhan yang Tertutup
Pengalaman rasanya terkena gas air mata di Stadion Kanjuruhan (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.)

SuaraSoreang.id - 125 orang meninggal dunia dalam Tragedi Kanjuruhan pasca laga Arema FC melawan Persebaya, Sabtu (1/10/2022).

Dalam peristiwa tersebut setidaknya menyebabkan 125 orang tewas dipicu tembakan gas air mata yang membuat stadion berisi 40 ribuan orang itu panik mencari jalan keluar.

Melalui Twitter, seorang netizen menceritakan pengalamannya menghirup gas air mata yang digambarkan sangat menyakitkan dan pedih.

"Bagi yang tidak pernah ngerasain gas air mata: setiap tarikan nafas rasanya seperti menghirup bon cabe langsung dari botol. Dinding paru-paru dan saluran pernafasanmu dilumurin zat capcaisin (zat aktif pada cabai yang menimbulkan rasa pedas dan panas). Rasa sakitnya cukup buat bikin pingsan," ungkap warganet dalam akun Twitter @Eduardlazarus.

Dia juga mengajak pembaca untuk membayangkan kondisi pedih yang terjadi dalam Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada malam itu.

“Sekarang bayangin 5.000 orang menderita seperti ini di saat bersamaan. Orang-orang saling sikut di lorong keluar stadion yang cuma muat lima orang dijejer horizontal, nggak bisa mikir apa-apa lagi selain merintahin tubuh buat cari jalan keluar,” kata dia.

“Mata kamu ketutup karena kalau dibuka rasanya seperti meleleh, dan ini berarti kamu nggak bakal tahu yang kamu injak itu lantai atau muka orang. Jadi ya, nembakin gas air mata di ruang tertutup itu kekerasan nggak main-main. Anda seperti menyiksa orang tanpa ada jalan keluar,” lanjutnya.

Selain itu ada pencuit lain yang membagikan pengalaman ketika merasakan tembakan gas air mata ketika demo mahasiswa. Dia tetap merasa perih, meski kejadian itu sudah dia antisipasi.

“Dulu pernah era demo mahasiswa kena asap dari gas air mata yang kebawa angin, padahal sudah di antisipasi menggunakan masker dobel 3 dan odol. Tapi tetep nggak kuat melek dan batuk-batuk karena di tenggorokan sakit. Nggak sanggup hati ngebayangin banyak perempuan dan anak kecil di kejadian semalam,” ujar akun @chizzuramen.

baca juga

Perasaan perih itu dia rasakan, meski kondisinya jauh berbeda dengan dengan situasi Stadion Kanjuruhan. Dia menyebutkan jika pengalaman terkena gas air mata itu ketika kondisinya berada di luar ruangan yang terbuka. Berbeda dengan apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, yakni dalam keadaan gas air mata di ruangan tertutup.

”Kena gas air mata di tempat terbuka yang lebih leluasa aja efeknya seperti itu apalagi di ruangan tertutup seperti stadion dan banyak warga tidak bersalah yang tertib dan nggak ikutan rusuh tapi jadi korban juga,” tambahnya.

Penggunaan gas air mata sendiri dalam pertandingan sepak bola dilarang oleh FIFA. Bahkan apapun yang terjadi dalam stadion.

Namun, menurut Kapolda Jatim, Irjen Pol. Nico Afinta, penggunaan gas air mata terpaksa dilakukan untuk mengendalikan para suporter yang masuk ke area lapangan yang dianggap merusuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pele Ikut Bersimpati atas Tragedi Kanjuruhan Malang: Bencana Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Dunia

Pele Ikut Bersimpati atas Tragedi Kanjuruhan Malang: Bencana Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Dunia

Soreang | Rabu, 05 Oktober 2022 | 11:16 WIB

Fenomena Crowd Behaviour dalam Tragedi Kanjuruhan, Pemicu Keberanian secara Kolektif

Fenomena Crowd Behaviour dalam Tragedi Kanjuruhan, Pemicu Keberanian secara Kolektif

Soreang | Rabu, 05 Oktober 2022 | 08:22 WIB

Demi Menjaga Kebugaran Pemain, Persib Terus Berlatih secara Disiplin Ditengah Penundaan Liga 1

Demi Menjaga Kebugaran Pemain, Persib Terus Berlatih secara Disiplin Ditengah Penundaan Liga 1

Soreang | Rabu, 05 Oktober 2022 | 07:03 WIB

Terkini

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Sulsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:06 WIB

Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan

Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat

Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026

4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun

Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan

Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu

Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:55 WIB

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:39 WIB

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

×