Rekomendasi TGIPF Tak Kunjung Direspon, PSSI Minta Pemerintah untuk Tidak Ikut Campur

soreang Suara.Com
Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:04 WIB
Rekomendasi TGIPF Tak Kunjung Direspon, PSSI Minta Pemerintah untuk Tidak Ikut Campur
Presiden FIFA Gianni Infantino ; Mochamad Iriawan ; Iwan Bule (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym)

SuaraSoreang.id - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) berdasarkan hasil investigasinya terkait Tragedi Kanjuruhan yang diumumkan beberapa waktu lalu, merekomendasikan Mochamad Iriawan alias Iwan Bule beserta jajarannya untuk mundur dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Namun, hingga saat ini, PSSI masih belum memberikan respon terkait rekomendasi TGIPF tersebut.

Baru-baru ini, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh malah membuat pernyataan yang menyiratkan pemerintah dan TGIPF untuk tidak ikut campur soal kepengurusan di federasi sepak bola nasional itu.

Ahmad Riyadh menilai bahwa permintaan pemerintah dan TGIPF untuk merombak kepengurusan di tubuh PSSI melalui Kongres Luar Biasa (KLB) buntut dari Tragedi Kanjuruhan, hanyalah sebuah imbauan.

Selain itu, Ahmad Riyadh mengatakan bahwa keputusan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, hanya bisa dilakukan apabila datang dari anggota yang memiliki suara (voter).

"Yang berhak meminta KLB itu anggota PSSI, para 'voter'. Pemerintah tidak bisa mencampuri hal itu," ucap Ahmad Riyadh, sebagaimana dikutip dari Suara.com, pada Selasa (18/10/2022) malam.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Ahmad Riyadh [Foto: ANTARA]
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Ahmad Riyadh (sumber: Foto: ANTARA)

Anggota Exco PSSI itu pun yakin, bahwa pemerintah dan TGIPF sudah mengetahui sampai mana batasan mereka untuk masuk ke dalam kepentingan federasi.

Terkait hal itu, ia menyebut bahwa Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali juga sempat menyampaikan, bahwa urusan PSSI bukan menjadi urusan pemerintah.

"Menpora sempat menyampaikan sesuatu tentang itu. Presiden juga bersikap jelas. Urusan PSSI diserahkan kepada mekanisme PSSI," tutur Ahmad Riyadh.

Baca Juga: Berakhir Saling Kecup, Kasus KDRT Rizky Billar dan Lesti Kejora Resmi Dihentikan

Dalam statuta PSSI disebutkan, bahwa hanya ada dua pihak yang bisa mengajukan gelaran KLB, yakni Exco dan Anggota PSSI.

Kentuan khusus untuk anggota, KLB bisa terlaksana jika ada 50 persen atau 2/3 dari jumlah anggota PSSI yang mengajukannya.

Apabila syarat itu sudah terpenuhi namun KLB masih belum juga digelar, maka anggota PSSI dapat meminta bantuan dari FIFA.

Terakhir, Ahmad Riyadh mengatakan, bahwa gelaran KLB PSSI, sejatinya akan digelar tahun 2023 mendatang, sesuai dengan berakhirnya masa periode kepengurusan.

"KLB memang akan berjalan tahun depan dan kami berharap semua sesuai jadwal," pungkas Ahmad Riyadh.(*)

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI