Wayang Gandrung, Pertunjukan Mistis asal Kediri, Harus Dibawa Jalan Kaki

soreang | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 23:40 WIB
Wayang Gandrung, Pertunjukan Mistis asal Kediri, Harus Dibawa Jalan Kaki
Wayang Gandrung (kedirinusantara.com)

SuaraSoreang.id Wayang Gandrung, wayang yang dianggap sebagai wayang mistis oleh masyarakat Kediri dan sekitarnya.

Pertunjukannya pun hanya ditampilkan di bulan Suro atau kepentingan lain, misalnya bagi yang memiliki suatu nadzar. Bahkan, Wayang ini hanya boleh dibuka saat pementasan saja.

Keunikan yang mengarah ke hal mitos tentu tak terhindarkan dari wayang satu ini, berikut ulasan mengenai Wayang Gandrung yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.  

Asal Usul Wayang Gandrung

Menilik sejarahnya, dikisahkan Wayang Gandrung ini dibuat dari sebuah bongkahan kayu jati yang terdampar karena banjir di daerah Pagung Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri sekitar abad 17 lalu.

Hingga saat ini wayang tersebut memiliki pewaris ketujuh. Setelah diwariskan secara turun-temurun oleh Ki Demang Proyosono, yang merupakan tokoh spiritual dari Surakarta yang sedang melakukan tapa di Gunung Wilis.

Dibawa harus dengan jalan kaki

Seperangkat alat yang mengiringi pewayangan, mulai dari; wayang, kenong, gong, rebab, kendang, gambang diangkut dengan jalan kaki bila tempat tujuan pertunjukan wayangnya masih bisa dijangkau.

Diangkut dengan cara jalan kaki ini bukan tanpa sebab, karena pernah ketika peralatan pentas tersebut diangkat menggunakan gerobak, gerobaknya tidak bisa dijalankan. Begitupula ketika diangkut menggunakan mobil.

Gelaran Wayang

Biasanya, dalang bisa menentukan lakon dalam pewayangan. Berbeda dengan Wayang satu ini, semua otoritas pelakonan ditentukan oleh Lamidi yang menerima wangsit.

Lamidi, yang merupakan penerus wayang tersebut sebelum pementasan melakukan ritual. Peran ia pun kuat dalam semua pengaturan proses pementasan yang merambah ke seluruh aspek aktualisasi Wayang Gandrung, baik fisik maupun psikis.

Dilain sisi banyaknya mitos yang terkandung dalam wayang gandrung, esensi sebenarnya dari pagelaran seni ini ialah mengajarkan manusia untuk memiliki rasa seni estetika dan etika, juga ajaran moral.

Sebagaimana arti dari gandrung itu sendiri yang dalam bahasa Jawa berarti senang, cinta atau suka. Orang yang mengalami gandrung bisa seperti orang yang lupa segala hal kecuali hal yang dicintainya, baik itu berupa seseorang atau hal baik di dunia ini.(*)

Kontributor: Shafa Maura Zahwa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Horor Nyata, Teror Potongan Tangan Korban Kecelakaan yang tidak Sengaja Tergilas

Kisah Horor Nyata, Teror Potongan Tangan Korban Kecelakaan yang tidak Sengaja Tergilas

| Minggu, 06 November 2022 | 21:55 WIB

Kisah Horor saat Video Call Bareng Pacar yang Berakhir Mengerikan

Kisah Horor saat Video Call Bareng Pacar yang Berakhir Mengerikan

| Sabtu, 05 November 2022 | 19:41 WIB

SERAM! Kisah Horor Ketindihan Penunggu Kostan yang Mengganggu Setiap Malam

SERAM! Kisah Horor Ketindihan Penunggu Kostan yang Mengganggu Setiap Malam

| Sabtu, 05 November 2022 | 18:09 WIB

Terkini

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

4 Sunscreen Spray Aloe Vera dengan Efek Cooling, Praktis Dibawa Liburan!

4 Sunscreen Spray Aloe Vera dengan Efek Cooling, Praktis Dibawa Liburan!

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:35 WIB

Apa Parfum Mykonos Paling Wangi Tahan Lama? Ini 6 Pilihan yang Layak Dicoba

Apa Parfum Mykonos Paling Wangi Tahan Lama? Ini 6 Pilihan yang Layak Dicoba

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:34 WIB

Sandiwara Anggota TNI AL Gadungan di Bandar Lampung: Jual Motor Kredit Sendiri Tapi Mengaku Dibegal

Sandiwara Anggota TNI AL Gadungan di Bandar Lampung: Jual Motor Kredit Sendiri Tapi Mengaku Dibegal

Lampung | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:33 WIB

Dapur, Sumur, dan Kasur: Benarkah Peran Perempuan Hanya Sebatas Itu?

Dapur, Sumur, dan Kasur: Benarkah Peran Perempuan Hanya Sebatas Itu?

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:28 WIB

Gohan Buat Haru Penonton, Ini 5 Rekomendasi Film untuk Libur Panjang

Gohan Buat Haru Penonton, Ini 5 Rekomendasi Film untuk Libur Panjang

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:24 WIB

iQOO 16: Monster Performa dengan Kamera Periskop 50MP dan Chip 2nm Terbaru

iQOO 16: Monster Performa dengan Kamera Periskop 50MP dan Chip 2nm Terbaru

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:20 WIB

Raffi Ahmad Borong 100 Ekor Kambing dari Fadil Jaidi, Siap untuk Kurban Tahun Ini

Raffi Ahmad Borong 100 Ekor Kambing dari Fadil Jaidi, Siap untuk Kurban Tahun Ini

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:10 WIB

7 Arti Mimpi yang Diyakini Pertanda akan Mendapat Rezeki, dari Melihat Ikan sampai Gendong Bayi

7 Arti Mimpi yang Diyakini Pertanda akan Mendapat Rezeki, dari Melihat Ikan sampai Gendong Bayi

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

Gubernur Kaltara Minta Mahasiswa di Perantauan Saling Jaga Usai Kasus Kekerasan Seksual di Makassar

Gubernur Kaltara Minta Mahasiswa di Perantauan Saling Jaga Usai Kasus Kekerasan Seksual di Makassar

Sulsel | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:01 WIB