Niat Terselubung Bupati Bandung yang Selalu Seret Pemuda di Setiap Kegiatan, Singgung uang Rp500 Ribu dan Sekarung Beras

soreang

Selasa, 08 November 2022 | 09:46 WIB
Niat Terselubung Bupati Bandung yang Selalu Seret Pemuda di Setiap Kegiatan, Singgung uang Rp500 Ribu dan Sekarung Beras
alex/soreang.suara.com

SuaraSoreang.id - Malam-malam di satu jalan desa di Cimaung, Kabupaten Bandung, tidak seperti biasanya, Senin (7/11/2022).

Di satu rumah bambu ada keramaian hingga sejumlah pemuda di sana dibuat sibuk. Hujan yang cukup deras tetap mereka trabas. Jalan becek juga tetap mereka jadikan pijakan.

Satu persatu para pemuda ini masuk ke rumah tersebut, yang ternyata di sana sudah berkumpul pemuda lainnya bersama Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Saat itu Dadang Supriatna masih mengenakan seragam dinas. Malam yang semakin larut sekitar pukul 21.00 WIB, bupati yang akrab disapa DS ini sudah memegang handuk warna biru.

DS kemudian duduk di depan tungku pembakaran yang sedang menyala-nyala memanaskan air di panci yang cukup besar.

Di sana sambil melipat celana dinasnya, DS mencoba untuk memancing diskusi di antara pemuda yang ada di hadapannya. 

Api yang memakan kayu bakar semakin menghangatkan suasana malam itu. DS pun meminta mereka untuk sambil minum kopi dan teh sebagai teman diskusi kecil sambil menunggu air panas.

DS membuka cerita tentang bagaimana pemuda di Kabupaten Bandung bisa melangkah melebihi dirinya.

Tiga dasar yang harus dimiliki sebagaimana DS dapatkan dari mentornya orang Singapura. "Kita teh sudah punya tiga dadasar belum. Punya keinginan, kemampuan, dan keberanian," kata DS.

baca juga

Semua itu harus berkaitan agar pemuda Kabupaten Bandung bisa berdaya dan memberdayakan sesama teman bahkan keluarga.

DS kemudian berkisah tentang dirinya di masa STM atau saat ini disebut SMK. Dia saat itu hanya berkutat di mesin bubut dan menggambar desain.

Di usia sekolah itu, DS sudah mendapat tantangan untuk bisa mengembangkan usaha sendiri di luar skill STM-nya.

"Saya cuma dikasih uang Rp500 ribu, beras satu karung, dan buku catatan," kata DS sambil memasukan kayu bakar ke tungku.

Di sana DS berkeliling menggunakan strategi yang didapat secara otodidak untuk menjawab tantangan itu.

"Saya depositokan uang Rp500 ribu. Saya keliling sebar beras, dan dapat kepercayaan lain, sampai dalam dua minggu keuntungan dan modal bertambah," kata dia.

Usaha itu terus digeluti sampai di masa puncak sebagai sebagai siswa STM, DS sudah bisa memiliki truk, motor, dan gelang emas. 

"Saya sudah punya banyak uang, dan punya sendiri. Terus berpikir, kuliah atau tidak. Kuliah juga ngapain, duit sudah banyak," kata DS bercerita.

Namun di tengah perjalanan itu, DS kembali berpikir jika uang yang dimiliki tidak akan pertambah jika ilmu dagang yang dimiliki tidak ditambah.

Dari sana DS pun memutuskan kuliah dengan tujuan mencari tambahan ilmu dan relasi bisnis.

Dan benar saja, isi kepala DS yang ada hanya bisnis dan bisnis, maka jalan usahanya semakin terbuka.

Dalam perjalanan bisnis, DS menyasar penjualan semen hingga akhirnya bertemu sang mentor dari Singapura.

Banyak tantangan yang didapat DS, dan akhirnya bisa dijalankan dan berbuah jadi uang yang nilainya luar biasa.

Mendengar cerita DS itu, satu per satu pemuda yang hadir, mencoba berdiskusi kecil untuk menggali 'ada apa' di dalam isi kepala sang bupati.

Satu di antaranya adalah Rifki yang memang kesehariannya selalu bersama DS. Di satu momen itu Rifki akhirnya tahu jika DS semasa muda sudah berdaya dan berkarya.

"Jadi pantas, cara bapak ngedidik orang-orang muda kaya gitu, selalu minta kita berani, asah kemampuan kaya gitu, dan juga punya keinginan," kata dia.

Di sana obrolan terhenti karena air sudah mulai panas. DS pun lalu masuk kamar mandi untuk membersihkan diri setelah seharian berkegiatan. 

Di sana DS sebelum masuk kamar mandi, menyebut satu 'kuncian', yakni sedekah. Jika sedekah dilakukan tiap hati, tanpa ada rasa ingin dibalas, alias ikhlas, maka jalan apa saja untuk menuju sukses akan terbuka.

"Satu lagi, sedekah coba dilakukan. Dari sejak muda kaya gini belajar sedekah dulu, terus belajar sedekah plus ikhlasnya, Insya Allah jalan ada saja," kata DS sambil masuk kamar mandi milik warga. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selamat! 93 Orang Terpilih Panwascam Bawaslu Kab Bandung, Berikut Pengumumannya

Selamat! 93 Orang Terpilih Panwascam Bawaslu Kab Bandung, Berikut Pengumumannya

Soreang | Kamis, 27 Oktober 2022 | 07:42 WIB

439 Calon Panwascam Bawaslu Kabupaten Bandung Ikuti Seleksi CAT Hari Ini

439 Calon Panwascam Bawaslu Kabupaten Bandung Ikuti Seleksi CAT Hari Ini

Soreang | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 16:09 WIB

Hujan Deras, Tembok Rumah Roboh Timpa 2 Anak di Parongpong

Hujan Deras, Tembok Rumah Roboh Timpa 2 Anak di Parongpong

Soreang | Kamis, 06 Oktober 2022 | 19:16 WIB

MERINDING! Cerita Adanya Kuntilanak Merah di Soreang Kabupaten Bandung, Ini Lokasinya

MERINDING! Cerita Adanya Kuntilanak Merah di Soreang Kabupaten Bandung, Ini Lokasinya

Soreang | Kamis, 08 September 2022 | 10:49 WIB

Terkini

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

×