SuaraSoreang.id - Dedi Mulyadi nampaknya mulai geram dengan guru ngaji Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Kang Dedi mulai singgung guru ngaji Anne Ratna Mustika di tengah panasnya kondisi rumah tangga yang telah dibangun sejak tahun 2003 itu.
Dia bingung dengan sikap guru ngaji Ambu Anne Ratna Mustika, bahkan mempertanyakannya. Menurutnya, mengapa guru ngaji tak berusaha mendamaikan antara Ambu Anne dan dirinya.
Di samping itu, Kang Dedi juga membahas soal tuduhannya yang dituduh melanggar syariat Islam sebagai suami. Namun, ia membalikannya pada Ambu Anne yang tidak izin pergi umroh bersama guru ngaji pada Kang Dedi sebagai suami sahnya.
"Guru ngajinya (Ambu Anne) seharusnya bertanya pada saya sebagai suami," ungkap Kang Dedi dikutip denpasar.suara.com dari Antara, Jumat (18/11/2022).
Kang Dedi juga mencontohkan bagaimana idealnya seorang guru ngaji yang dinilai lebih bijak dan mengerti kondisi rumah tangga Ambu Anne bersikap seperti apa.
"Ini istrinya mau pergi dengan saya, bagaimana boleh atau tidak," lanjutnya.
Namun, Kang Dedi justru bingung dengan sikap guru ngaji yang dinilainya kurang bijak ini. Dia menilai jika guru ngaji Ambu Anne ini malah seperti memberi hukuman pada seseorang.
"Misal ada murid di pengajiannya bermasalah, tugas guru ngaji mendamaikan, telepon saya 'ini istrinya ngadu ini'," ungkap Kang Dedi.
Dia juga menyentil sikap guru ngaji yang seharusnya bukan sebatas memberi air doa untuk sang murid agar melupakan orang.
"Bukan sekadar ngasih air doa agar anaknya lupa sama bapaknya, itu tidak boleh,” ungkap Kang Dedi.
Kang Dedi Mulyadi Puji Sikap Ambu Anne pada Guru Ngaji
![Potret Kang Dedi Mulyadi. [Tangkap layar YouTube.com/Kang Dedi Mulyadi Channel]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2022/11/12/1-potret-kang-dedi-mulyadi.jpeg)
Pada Rabu (16/11/2022) lalu, Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi mengikuti agenda mediasi dilanjutkan sidang pokok perkara d Pengadilan Agama Purwakarta.
Dari hasil mediasi ini, Anne Ratna Mustika menyebut gagal. Namun, pihak Dedi Mulyadi mengungkap jika proses mediasi berhasil menemukan jalan tengah.
Usai mediasi berjalan, Kang Dedi Mulyadi buka suara terkait sikap Ambu Anne pada guru ngajinya.
"Saya sebenarnya menghadapi seorang istri yang baik. Menurut saya embu itu adalah istri yang baik. Cuma embu itu sayang terhadap keluarganya, kemudian sangat hormat dan patuh pada gurunya,” ungkap Kang Dedi.