SuaraSoreang.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution baru-baru ini menyatakan bahwa Medan adalah kota anti LGBT. Pernyataannya ini lantas mengundang berbagai reaksi dan pertanyaan dari para netizen yang mempertanyakan maksudnya.
Dalam cuitan yang dibagikannya di akun @bobbynasution_, Bobby membagikan video pidatonya dalam sebuah acara. Pidato Wali Kota Medan itu berisi pesan-pesan kepada anak muda di Medan.
“Bagi anak muda jangan tawuran, itu bukan anak Medan. Anak Medan walaupun ngomongnya keras hatinya sangat lembut. Itu saya lihat kok sepanjang jalan yang cowok sama cowok… Nggak ada ya, kota Medan nggak ada LGBT.”
Pidato yang disampaikan Bobby dengan nada bercanda itu mendapat sambutan tawa dari para hadirin maupun pejabat lain yang tampak berada di panggung bersamanya.
Bobby pun menuliskan dalam cuitannya bahwa Medan itu multi etnis dan agama, namun tidak ada satupun yang memperbolehkan memiliki pasangan sesama jenis.
“Medan itu multi etnis dengan agama yang berbeda, itu juga yang menjadi salah satu faktor gaya bahasa anak medan unik, namun tidak ada satupun etnis dan agama yang memperbolehkan memiliki pasangan sesama jenis. Untuk itu Medan anti LGBT.”
Cuitannya pada tanggal 2 Januari 2023 ini sontak mengundang reaksi beragam dari netizen. Banyak yang mempertanyakan maksud perkataan dari Wali Kota Medan tersebut.
“Bung, anti LGBT maksudnya bagaimana? Kalau ada bencong baik2 nyari makan bisa diganggu, gitu?” tanya akun @hardsgian.
“Keputusan yang tepat. Semoga azab urung turun dengan keputusan tersebut dan diganti rahmat Allah yang turun.” komentar @HungJun5.
Baca Juga: Geger di Twitter Video Viral 4 Bersaudara, Warganet Buru Link: Apa Isinya?
Sebelumnya, isu LGBT memang menjadi sebuah isu yang sensitif untuk dibahas di Indonesia. Tidak mengherankan apabila pernyataan Wali Kota Medan sekaligus menantu Presiden Jokowi ini mengundang reaksi pro dan kontra dari netizen. (*)
Sumber: Twitter @bobbynasution_ / 2 Januari 2023.