Isu Culik Anak Berakhir Pengeroyokan Tragis, 9 Orang Tewas di Wamena, Mayoritas Luka Tembak, kok Bisa?

soreang Suara.Com
Jum'at, 24 Februari 2023 | 21:04 WIB
Isu Culik Anak Berakhir Pengeroyokan Tragis, 9 Orang Tewas di Wamena, Mayoritas Luka Tembak, kok Bisa?
Lokasi kejadian dimana 9 orang tewas dan 17 lainnya luka-lika akiba termakan isu culik anak. Isu penculikan anak memakan korban warga pendatang di Wamena. Niat jualan malah dituduh culik. (Instagram cinta_wamena)

SuaraSoreang.id - Aksi pengeroyokan pada beberapa orang yang dituduh penculik anak berakhir tragedi kemanusian.

Peristiwa mengerikan di Wamena yang memakan sembilan korban jiwa ini hampir semuanya ditemukan luka bekas tembakan.

Bahkan massa yang tak berdosa ikut menjadi korban tewas dengan diduga akibat luka tembakan.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di Sinakma, Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Awalnya aksi pengeroyokan pada pedagang kelontong, langsung disusul dengan kerusuhan. 

Massa dilaporkan bertindak brutal kepada mereka yang dituduh penculik anak.

Kemudian kebrutalan massa ini justru berkahir sangat tragis dimana sembilan orang tewas.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Benny Adi Prabowo mengatakan, semua korban meninggal adalah warga sipil.

Aksi brutal massa ini juga mengakibatkan 17 warga terluka, ada luka tembak, panah, hingga parang.

Baca Juga: Ngaku Tak Sadar hingga Kesetanan sampai Lupa Diri! Tokoh Agama di Bali Keenakan Lakukan Hal Terlarang Barsama Selingkuhannya

Informasi yang beredar dari sumber resmi, jika kebrutalan massa ini terjadi sekira pukul 12.30 WIT.

Massa secara brutal dan tak terbendung menghentikan mobil penjual kelontong di Sinakma.

Pemberhentian mobil ini dilakukan lantaran massa tersulut isu penculikan anak.

Polisi ada di sana untuk mengamankan beberapa orang di TKP.

Akan tetapi tiba-tiba saja ada yang berteriak dan melakukan penyerangan.

"Namun tiba-tiba ada yang berteriak dan menyerang anggota sehingga meminta penguatan dari Wamena," tutur Benny.

Tak lama ketika massa mengepung, datang bantuan dari TNI dan anggota Brimob.

Akan tetapi massa malah semakin anarkis. Mereka membakar apa saja yang ada di sekitar TKP.

Untuk menghentikan aksi massa, aparat sampai mengeluarkan tembakan peringatan, namun tak dipedulikan.

Sembilan korban yang meninggal, dilaporkan tujuh meninggal akibat luka tembak.

"Massa brutal dengan menyerang warga dengan berbagai senjata tajam dan senjata tradisional serta melempar baru hingga menyebabkan beberapa di antaranya terluka, " jelas Benny.

"Saat ini anggota masih bersiaga (di lokasi kejadian) dengan melakukan patroli guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Benny dikutip dari Antara. 

Nama  17 korban luka-luka:

1. Penias Wenda (21), laki-laki, luka tembak paha kiri, anak sekolah SMA YPPGI Wamena.

2. Gidion Mosip (18), laki-laki luka tembak di ketiak, Siswa SMK Yapis Wamena.

3. Ekimo Lengka (21), laki-laki, luka tembak di bagian belakang.

4. Eningga Wenda (27), petani, luka tembak di bagian paha tembus di punggung.

5. Irnius Wakerwa (20), petani, laki-laki,  luka tembak di tangan kiri, kaki kanan.

6. Yeis Wenda (18), laki-laki, luka tembak di bagian betis kanan.

7. Ateko Wenda, laki-laki, luka tembak kaki bagian kiri.

8. FY (13), laki-laki, SD kelas Enam, luka tembak di telapak tangan di bagian kiri.

9. Kalius Kogoya (29), laki-laki, luka tembak paha di bagian kanan.

10. Nus Kogoya (24), laki-laki, luka tembak di kaki bagian kanan tembus betis.

11. Benar Wenda, laki-laki, luka tembak paha bagian kiri  dari Kabupaten Lani Jaya.

12. Erius Yoman, laki-laki, luka tembak tangan bagian kanan,  dari Kabupaten Lani Jaya.

13. Romy Kogoya, laki-laki, luka tembak bagian belakang.

14. Netias Wenda, Laki-laki, luka tembak tangan bagian kiri,  luka tangan bagian kanan.

15. Frianus Murib, laki-laki, luka tembak kaki bagian kiri dan kanan.

16. Riko Wenda, laki-laki, luka tembak bagian kanan.

17. Weneluk Wakerwa, laki-laki, luka tembak kaki bagian kanan.

9 Nama korban meninggal

1. Albert Sitorus (26), laki laki. Luka parang bagian kepala belakang, luka panah bagian punggung.

2. Ramot Siagian (28), laki laki. Luka parang bagian kepala belakang, Luka Panah Pada punggung.

3. Stepanus Wenda, laki-laki (Kepala Desa), Distrik Kelokbeam, Kabupaten Lani Jaya luka tembak di bagian perut.

4. Alfredo Elopete, laki-laki, luka tembak di leher.

5. Korwa Wanimbo, laki-laki, luka tembak di punggung.

6. Tinus Yelipele, luka tembak di bahu bagian kanan

7. Temias Pokneagge, laki-laki.

8. Vicky Kogoya luka tembak di ketiak

9. Belum dketahui Identitasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI