Kontroversi Transaksi Gaib Kemenkeu Sebesar Rp300 Triliun, Faizal Assegaf: Borgol Sri Mulyani, Masukan ke Penjara!

soreang

Jum'at, 17 Maret 2023 | 17:40 WIB
Kontroversi Transaksi Gaib Kemenkeu Sebesar Rp300 Triliun, Faizal Assegaf: Borgol Sri Mulyani, Masukan ke Penjara!
Nama Menkeu Sri Mulyani kini disoroti atas kontroversi transaksi gelap di Kemenkeu (Instagram/ smindrawati)

SuaraSoreang.id – Baru-baru ini Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi sorotan publik. Pasalnya, publik memerhatikan bahwa sampai saat ini belum ada kejelasan terkait kasus dugaan adanya transaksi gaib senilai Rp300 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diungkapkan oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

Selain itu, dalam kasus dugaan transaksi gaib Rp300 triliun tersebut, nama Presiden Joko Widodo juga ikut menjadi sorotan. Hal itu diungkapkan oleh seorang kritikus bernama Faizal Assegaf.

Dikutip dari akun twitter pribadinya, Faizal Assegaf mengatakan bahwa adanya pernyataan dari Menko Polhukam Mahfud MD tentang dugaan adanya transaksi gaib dengan besar nominal yang fantastis itu menjatuhkan harga diri Jokowi sebagai pemimpin negara.

“Kalau mau tanya baik buruknya presiden Jokowi, tanya aja Mahfud MD, dengan mengungkap 300 triliuan itu sudah rontok marwah kepemimpinan Presiden Jokowi,” ungkap Faizal Assegaf, dikutip Jumat, (17/3/2023).

“Mereka ini tidak punya rasa malu kepada manusia apalagi kepada Allah,” lanjutnya.

Kemudian, Faizal merasa bahwa orang-orang yang ikut terlibat dalam kasus transaksi gaib tersebut adalah manusia yang tidak punya rasa malu sama sekali.

Dia juga menilai bahwa oknum-oknum tersebut adalah orang-orang jahat yang mengelola negara, maka upaya terbaik menghadapinya adalah dengan pendekatan ekstra penuh keberanian.

Dengan begitu, Faizal mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk mahasiswa untuk bersatu turun langsung menyuarakan tuntutan pertanggungjawaban Menteri Sri Mulyani.

“Saya mengimbau kepada mahasiswa, seluruh orang-orang beriman, orang baik, bersatu turun ke jalan, tangkap Sri Mulyani, borgol dia bawa ke kantor polisi terdekat.”kata Faizal.

baca juga

“Saya bertanggung jawab dengan statement saya. Karena angka yang diucapkan oleh Menkopolhukam Mahfud MD. Bukan orang biasa,orang yang tau isi perutnya kejahatan dalam sistem, kekuasaan yang saat ini berkuasa,” tambahnya. (*)

Sumber: Twitter @faizalassegaf

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WOW Viral! Menkeu Sri Mulyani Dituntut Bertanggung Jawab atas Transaksi Rp300 Triliun, Faizal Assegaf: Tangkap

WOW Viral! Menkeu Sri Mulyani Dituntut Bertanggung Jawab atas Transaksi Rp300 Triliun, Faizal Assegaf: Tangkap

Soreang | Jum'at, 17 Maret 2023 | 16:59 WIB

Heboh! Sri Mulyani Bongkar Soal Harta Kekayaan Rafael Alun Trisambodo

Heboh! Sri Mulyani Bongkar Soal Harta Kekayaan Rafael Alun Trisambodo

Soreang | Jum'at, 17 Maret 2023 | 15:59 WIB

Kemenkeu Kembali Berulah, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Terciduk Jiplak Karakter Anime Jepang Jadi Maskot

Kemenkeu Kembali Berulah, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Terciduk Jiplak Karakter Anime Jepang Jadi Maskot

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2023 | 17:03 WIB

Terkini

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×