SuaraSoreang.id - Psikolog dan seksolog, Zoya Amirin, memberikan pandangannya tentang kaitan menopause dan 'ibadah ranjang' di kanal YouTube Orami dalam program BOBA.
Dalam konten tersebut, Zoya Amirin membantah stigma yang beredar di masyarakat bahwa wanita menopause tidak bisa melakukan ibadah ranjang lagi.
Menurutnya, justru perempuan yang melakukan hubungan pasutri secara reguler akan mempermudah proses-proses pada saat menopause.
Zoya Amirin juga menjelaskan bahwa ibadah ranjang sebelum memasuki masa menopause akan berpengaruh baik pada psikologis sang wanita.
Wanita yang rutin melakukan hubungan pasutri secara teratur cenderung tidak mudah marah dan emosinya stabil ketika memasuki masa menopause.
"Orang-orang yang lebih tidak mudah marah pada saat menopause justru karena dia melakukan hubungan secara reguler. Mau dilakukan seminggu sekali, dua minggu sekali atau sebulan sekali yang penting adalah reguler," kata Zoya Amirin.
Menopause umumnya akan dialami oleh wanita yang sudah mencapai usia 40 hingga 50 tahun.
Banyak wanita yang menjadi lebih sensitif perasaannya ketika tengah berada di fase ini, namun hubungan intim ternyata bisa membantu mengatasi perubahan mood saat menopause.
Dengan melakukan hubungan pasutri secara teratur, tidak hanya memperbaiki kesehatan fisik tetapi juga memperbaiki kesehatan mental dan psikologis pada wanita saat memasuki masa menopause.
Baca Juga: Keluarga Korban Kanjuruhan Didatangi Polisi Usai Wawancara dengan Stasiun TV, Intimidasi?
"Itu akan membantu supaya kita lebih happy dan prosesnya juga lebih nyaman," ungkap Zoya Amirin. (*)