Dampak Perubahan Iklim pada Manusia: Studi Mengungkap Kaitan dengan Penyusutan Ukuran Otak

soreang | Suara.com

Rabu, 16 Agustus 2023 | 15:15 WIB
Dampak Perubahan Iklim pada Manusia: Studi Mengungkap Kaitan dengan Penyusutan Ukuran Otak
Ilustrasi. Studi Mengungkap Kaitan dengan Penyusutan Ukuran Otak dengan perubahan iklim (Unsplash/ Robina Weermeijer)

SUARA SOREANG - Dalam sebuah penelitian terbaru, efek perubahan iklim ternyata memiliki kaitan dengan penyusutan ukuran otak manusia.

Dilansir dari sciencealert, studi yang dipimpin oleh ilmuwan kognitif, Jeff Morgan Stibel, dari Museum Sejarah Alam di California mengungkapkan hubungan menarik ini.

Penelitian ini menambah pemahaman tentang bagaimana manusia berevolusi dan beradaptasi sebagai respons terhadap perubahan lingkungan yang ada.

Stibel menganggap pemahaman akan dampak perubahan iklim pada ukuran otak manusia menjadi lebih penting mengingat tren pemanasan global yang terjadi saat ini.

Metode penelitian yang dilakukan Stibel melibatkan analisis terhadap data ukuran tengkorak dari sepuluh sumber terbitan terpisah.

Data yang diperoleh mencakup 373 pengukuran dari 298 tulang manusia selama periode 50.000 tahun.

Dalam upaya untuk memperkirakan ukuran otak, Stibel memasukkan perkiraan ukuran tubuh yang disesuaikan dengan wilayah geografis dan jenis kelamin.

Fosil-fosil yang diteliti dikelompokkan berdasarkan umur mereka, dengan menggunakan empat rentang usia fosil yang berbeda.

Rentang usia tersebut meliputi 100 tahun, 5.000 tahun, 10.000 tahun, dan 15.000 tahun.

Ini membantu untuk mengklarifikasi kesalahan penanggalan yang mungkin terjadi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 50.000 tahun terakhir, perubahan iklim terutama yang dikenal dengan Last Glacial Maximum (Maksimum Glasial Terakhir), yang menyebabkan penurunan suhu rata-rata secara konsisten hingga akhir Pleistosen Akhir, berdampak pada ukuran otak manusia.

Studi ini mengungkap bahwa selama periode pemanasan Holosen, manusia mengalami penyusutan ukuran otak rata-rata lebih dari 10,7 persen.

Efek ini, menurut Stibel, tampaknya terjadi ribuan tahun setelah perubahan iklim, terutama setelah periode maksimum glasial terakhir sekitar 17.000 tahun yang lalu.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun aklimatisasi mungkin terjadi dalam satu generasi dan seleksi alam hanya membutuhkan beberapa generasi berturut-turut, adaptasi tingkat spesies cenderung memerlukan banyak generasi berturut-turut. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perlu Sinergitas Pemerintah dan Pelaku Industri Untuk Antisipasi Dampak Pemanasan Global

Perlu Sinergitas Pemerintah dan Pelaku Industri Untuk Antisipasi Dampak Pemanasan Global

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2023 | 14:34 WIB

Dampak Krisis Iklim Terhadap Inflasi Pangan: Tantangan Global yang Mendesak

Dampak Krisis Iklim Terhadap Inflasi Pangan: Tantangan Global yang Mendesak

Your Say | Minggu, 07 Mei 2023 | 14:15 WIB

Iklim Panas, Ini 5 Penyakit yang Bisa Timbul Akibat Global Warming

Iklim Panas, Ini 5 Penyakit yang Bisa Timbul Akibat Global Warming

Your Say | Senin, 24 April 2023 | 12:30 WIB

Terkini

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:33 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak

6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak

Bogor | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:41 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class

4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:07 WIB

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:58 WIB

Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam

Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam

Jabar | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:52 WIB

PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia

PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia

Bogor | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:46 WIB