SUARA SOREANG - Industri hiburan tanah air sempat heboh adanya skandal perselingkuhan aktor Rendy Kjaernett dengan adik Raffi Ahmad, Syahnaz.
Akibat perselingkuhan tersebut, istri Rendy Kjaernett, Lady Nayoan sampai mengajukan gugatan cerai ke pengadilan.
Namun seiring waktu, Lady Nayoan memutuskan rujuk dengan Rendy Kjaernett usai jalani mediasi
Mengenai Syahnaz yang tak minta maaf usai skandal tersebut, Lady mengaku tak peduli.
Ia mengaku, dirinya dan Rendy sudah move on dari peristiwa yang sempat jadi buah bibir tersebut
"Hal yang sudah di belakang ya sudah biarin di belakang, kami maju ke depan aja,” ungkap Lady dikutip Sabtu (2/9/2023)
Ketika seorang istri sah memutuskan apakah akan memaafkan wanita idaman lain, penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor.
Berikut adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan istri sah saat akan memaafkan pelakor, dilansir dari berbagai sumber:
Nilai-nilai dan keyakinan pribadi
Baca Juga: PKS Tegaskan Dukung Anies Baswedan Jadi Capres, Tapi Belum untuk Cak Imin?
Setiap individu memiliki nilai dan keyakinan mereka sendiri tentang memaafkan dan perselingkuhan.
Pertimbangkan nilai-nilai pribadi Anda sendiri dan apa arti pengampunan bagi Anda.
Renungkan apakah pengampunan selaras dengan keyakinan Anda dan apakah itu sesuatu yang ingin Anda kejar.
Tingkat penyesalan
Pertimbangkan tingkat penyesalan yang ditunjukkan oleh pasangan Anda dan selingkuhan.
Penyesalan yang tulus dan kesediaan untuk bertanggung jawab atas tindakan mereka dapat menjadi faktor penting dalam proses pengampunan.
Evaluasi apakah kedua belah pihak benar-benar menyesali tindakan mereka dan berkomitmen untuk menebus kesalahan.
Dampak pada hubungan
Kaji dampak perselingkuhan terhadap hubungan Anda.
Pertimbangkan tingkat pengkhianatan, sejauh mana hubungan emosional atau fisik antara pasangan Anda dan selingkuhan, dan keseluruhan kerusakan yang ditimbulkan.
Renungkan apakah hubungan tersebut dapat dibangun kembali dan apakah pengampunan adalah pilihan yang tepat untuk melangkah maju.
Kesediaan untuk memperbaiki hubungan
Pengampunan sering kali membutuhkan usaha dari kedua belah pihak yang terlibat.
Pertimbangkan apakah pasangan Anda dan pasangan bersedia untuk secara aktif bekerja membangun kembali kepercayaan, meningkatkan komunikasi, dan mengatasi masalah mendasar yang menyebabkan perselingkuhan.
Evaluasi komitmen mereka untuk membuat perubahan yang diperlukan dan kesediaan mereka untuk mencari bantuan profesional jika diperlukan.
Kesiapan emosional
Kaji kesiapan emosional Anda untuk memaafkan.
Penyembuhan dari perselingkuhan membutuhkan waktu dan proses emosional.
Pertimbangkan apakah Anda siap untuk melepaskan rasa sakit dan kebencian yang terkait dengan perselingkuhan tersebut, dan apakah Anda bersedia untuk berinvestasi dalam pekerjaan emosional yang diperlukan untuk memaafkan.
Konsekuensi jangka panjang
Pertimbangkan potensi konsekuensi jangka panjang dari memaafkan selingkuhan.
Renungkan apakah pengampunan dapat memungkinkan atau memaafkan perselingkuhan di masa depan.
Evaluasi kemungkinan perselingkuhan tersebut terulang kembali dan apakah Anda dapat mempercayai pasangan Anda dan selingkuhan Anda di masa depan.
Pada akhirnya, keputusan untuk memaafkan selingkuhan pasangan yang berselingkuh sangat bersifat pribadi dan tergantung pada keadaan masing-masing.
Penting untuk meluangkan waktu untuk merenung, mencari dukungan dari individu atau profesional tepercaya, dan memprioritaskan kesejahteraan emosional Anda sendiri dalam membuat keputusan ini.(*)