SUARA SOREANG - Kasus rumah produksi film porno di Jakarta Selatan telah terungkap oleh polisi.
Lima tersangka, termasuk pemeran, produser, sutradara, kameraman, editor, dan sound engineer, telah ditangkap.
Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, keberhasilan polisi mengungkap kasus ini dimulai dari patroli siber yang mengidentifikasi tiga situs web yang menyiarkan film dewasa dengan durasi rata-rata 1-1.5 jam per film.
"Tiga laman website, mulai dari Kelas Bintang, kemudian Toge Film dan terakhir adalah boscinema.com," ungkap Ade Safri dikutip Rabu (13/9/2023).
Dijelaskan kelima pelaku terlibat dalam bisnis ini sejak 2022 dan telah memproduksi sekitar 120 judul film dengan keuntungan hampir Rp500 juta.
Awalnya, rumah produksi tersebut membuat film horor dan komedi, tetapi kemudian beralih ke film dewasa karena permintaan yang lebih tinggi.
Pemilik rumah produksi merekrut artis dan selebgram dari kelompok jaringannya serta media sosial.
Mereka membayar pemeran berdasarkan popularitas, dengan bayaran berkisar antara Rp10 juta hingga Rp15 juta untuk setiap penampilan dalam film.
Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap 16 dari 17 artis dan selebgram yang terlibat dalam produksi film porno ini. (*)
Baca Juga: Daftar Pemain Film Esek-esek 'Keramat Tunggak' yang Dibintangi Siskaeee