Ini Alasan Pelatih Timnas Basket Tak Akan Panggil Mario Wuysang

Ruben Setiawan Suara.Com
Selasa, 13 Februari 2018 | 03:28 WIB
Ini Alasan Pelatih Timnas Basket Tak Akan Panggil Mario Wuysang
Pelatih tim basket Indonesia Fictor Roring hadiri jumpa pers usai pertandingan kontra Timor Leste di ajang test event Asian Games 2018 [Suara.com/Adie Prasetyo]

Suara.com - Pelatih tim nasional bola basket putra Indonesia Fictor Roring memastikan dirinya tak akan memanggil lagi point guard legendaris Indonesia Mario Wuysang, yang sudah memutuskan pensiun dari timnas usai SEA Games 2017, ke skuatnya.

Menurut Ito, sapaan Fictor, dia menghormati keputusan pensiun pemain yang kini berlaga untuk CLS Knights Indonesia di Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2017-2018 itu.

"Masa dia sudah mundur saya panggil lagi? Marilah kita hormati komitmennya pensiun dari timnas," ujar Ito di Jakarta, Senin (12/2) malam.

Dia melanjutkan, alasan lain dirinya tidak akan memanggil lagi Wuysang adalah usia pemain bertinggi badan 1,76 meter itu sudah 38 tahun.

Ito menganggap sudah saatnya posisi point guard timnas diserahkan kepada pemain 25 tahun Andakara Prastawa Dhyaksa yang saat ini dibantu oleh guard veteran Xaverius Prawiro.

Xaverius Prawiro sendiri pada tahun 2015 sempat menolak panggilan tim nasional Indonesia, kala itu juga dilatih Fictor Roring, yang akan berlaga di SEA Games, Singapura.

Terakhir kali Xaverius membela timnas pada tahun 2013 sebelum akhirnya dipanggil kembali oleh Fictor Roring untuk memperkuat skuat di turnamen uji coba jelang Asian Games 2018.

"Kalau saya panggil lagi Mario Wuysang ke tim, lantas apa nanti yang dipikirkan Prastawa, Xaverius? Mereka bisa merasa tidak dipercaya. Jadi marilah kita kenang Mario sebagai legenda bola basket Indonesia," tutur dia.

Ditemui terpisah, Andakara Prastawa mengaku tidak merasa terbeban dengan status point guard pengganti Mario Wuysang di tim nasional.

Sebaliknya, pebola basket yang bermain untuk Stapac Jakarta di Liga Bola Basket Indonesia (IBL) ini menjadikan itu sebagai motivasi.

"Mario Wuysang itu berperan vital di timnas dan menjadi panutan point guard muda di Indonesia. Kalau bisa saya ingin lebih dari dia," kata Prastawa.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

Pelita Jaya Ikhlas Gagal Juarai IBL 2022

29 Agustus 2022 | 21:37 WIB WIB

REKOMENDASI

TERKINI