Iba dengan Bottas, Hamilton Telat Naik Podium di F1 GP Azerbaijan

Selasa, 01 Mei 2018 | 11:11 WIB
Iba dengan Bottas, Hamilton Telat Naik Podium di F1 GP Azerbaijan
Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton (kiri) merayakan keberhasilannya naik podium F1 GP Azerbaijan di Sirkuit Baku, Minggu (29/4/2018). [AFP/Kirill Kudryavtsev]

Suara.com - Lewis Hamilton sukses meraih kemenangan perdananya musim ini usai jadi kampiun di seri keempat Formula 1 (F1) yang berlangsung di Sirkuit Baku, Azerbaijan, Minggu (29/4/2018).

Pebalap Mercedes ini memenangi balapan dengan total waktu 1 jam 43 menit 44,291 detik. Dia unggul 2,460 detik dari pebalap Ferrari, Kimi Raikkonen yang finis kedua.

Ada sedikit kejadian menarik saat proses seremonial para peraih podium. Hamilton terlambat naik podium juara.

Pebalap Inggris itu pun membeberkan mengapa telat menaiki podium usai menjadi pebalap pertama yang mencapai garis finis pada balapan yang penuh drama tersebut.

"Usai saya keluar dari mobil dan melakukan sedikit interview, saya langsung pergi menemui Valtteri (Bottas)," kata Hamilton seperti dilansir dari Autosport, Selasa (1/5/2018).

"Saya hanya ingin memberi selamat kepadanya, bahwa betapa hebatnya dia membalap, dan itulah mengapa saya terlambat naik podium," lanjut Hamilton.

Hamilton pun mengungkapkan rasa ibanya pada rekan setimnya itu. Menurut juara dunia empat kali itu, kemenangan dirinya di Sirkuit Baku tak akan terjadi jika Bottas tak mengalami insiden pecah ban.

"Valtteri sangat-sangat tidak beruntung. Seharusnya posisi satu dan dua akan menjadi hasil yang sangat bagus untuk hari ini," ujar Hamilton.

Baca Juga: Tampil di Seri Ketiga F2, Sean Gelael Yakin Kembali Raih Poin

"Saya tak akan mendapatkannya (podium juara) jika dirinya (Bottas) tak mengalami insiden pecah ban," Hamilton menambahkan.

Hamilton pun merasa campur aduk atas kemenangannya di seri keempat F1 tersebut. Sebab, dia berpikir rekan setimnya-lah yang harusnya menaiki podium petama, bukan dirinya.

"Saya merasa campur aduk hari ini. Itu benar-benar pengalaman yang harus disikapi dengan rendah hati," ungkap Hamilton.

"Pada akhirnya, Valtteri berhak menang. Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa, membalap dengan sempurna. Begitulah menurut saya," tandas Hamilton.

Sebagai informasi, Valtteri Bottas hampir menjadi kampiun di F1 GP Azerbaijan usai memimpin balapan hingga balapan terlihat hampir berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI