Mahmoud Zohud: Cuma Satu Wakil Palestina di Asian Para Games 2018

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Kamis, 11 Oktober 2018 | 09:47 WIB
Mahmoud Zohud: Cuma Satu Wakil Palestina di Asian Para Games 2018
Atlet tolak peluru Palestina, Mahmoud Zohud bersama sang Istri, Doaa Zohud saat berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2018) sore WIB [Suara.com/Arief Apriadi].

Suara.com - Olahraga merupakan bahasa universal. Semua orang dari berbagai negara, kalangan, tua, muda, perempuan dan lelaki, berhak untuk menikmatinya.  Begitu pula dengan Asian Para Games 2018, multi event bagi kaum difabel terbesar se-Asia ini menjadi wadah terbuka bagi seluruh atlet difabel Asia untuk unjuk kemampuan dan merayakan persaudaraan.

Negara-negara Asia memiliki hak untuk mengirimkan para atlet terbaiknya di pesta olahraga difabel ini, tak terkecuali Palestina. Dan siapa menyangka, negara yang tengah dilanda konflik berkepanjangan itu masih sanggup mengirimkan satu-satunya atlet untuk berlaga di Asian Para Games 2018.

Lewat nama Mahmoud Zohud, nama Palestina pun terwakili. Ia adalah atlet para atletik yang akan turun di nomor tolak peluru putra klasifikasi T55 (keterbatasan fisik).

Mahmoud Zohud hadir di Jakarta bukan tanpa perjuangan. Dirinya harus melewati jalan terjal hingga bisa lolos dari blokade konflik yang tengah mendera negaranya.

Menggantungkan harapan tinggi untuk berjuang bersama rekan dan pelatih, atlet yang berlaga dengan kursi roda ini harus menerima kenyataan datang ke negeri orang hanya ditemani sang Istri, Doaa Zohud.

"Sejujurnya, saya merasa sedih karena hanya menjadi satu-satunya atlet asal Palestina yang berlaga dalam Asian Para Games 2018," kata Mahmoud Zohud membuka pembicaraan saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2018) sore WIB.

Mahmoud Zohud sejatinya akan berlaga di Asian Para Games 2018 bersama kontingen lengkap Palestina yang berjumlah enam orang termasuk dirinya.

Namun, konflik di Jalur Gaza membuat cita-cita mengobarkan semangat perjuangan di Asian Para Games 2018 tak terwujud. Seluruh atlet dan ofisial tertahan saat menuju perbatasan.

"Pasalnya, kami memiliki tim yang besar. Kami juga memiliki atlet profesional. Sayangnya, mereka tidak bisa keluar dari Palestina karena konflik di Jalur Gaza. Mereka tidak diizinkan keluar dari Kota Gaza," ungkap Mahmoud Zohud.

baca juga

Mahmoud Zohud sendiri bisa lolos dari blokade sedikit banyak karena keberuntungan. Saat situasi tengah memanas, dirinya dan istri tengah berlibur di Arab.

Paham akan sangat sulit untuk keluar dari Gaza, Mahmoud Zohud memutuskan untuk menunda kepulangannya, menunggu situasi dan akhirnya memilih tak pulang ke Palestina dan langsung bertolak ke Jakarta.

"Saya bisa ke sini karena kebetulan berada di luar Gaza untuk berlibur bersama istri saya di Uni Emirat Arab (UAE)," ujar Mahmoud Zohud.

"Ketika ingin kembali ke Gaza, situasi memanas dan tim saya kesulitan keluar dari sana. Saya pun memilih menunggu di Dubai dan UAE. Sayangnya, peralatan dan pelatih saya tertinggal di Palestina," imbuhnya.

Datang ke Jakarta tanpa pelatih dan para profesional, pria 29 tahun itu mengakui tak banyak mendapat perawatan hingga kondisi tubuhnya menurun.

"Akhirnya, saya pun datang ke Jakarta hanya bersama istri saya yang cantik. Saya memanfaatkan kesempatan ini untuk berangkat ke Asian Para Games 2018 di Jakarta," ujarnya.

Meski mengalami banyak rintangan, Mahmoud Zohud yang kini dilatih oleh pelatih asal Indonesia, Fadil, ingin tetap berjuang dan memberikan segalanya demi Palestina.

Perjuangannya membelah blokade konflik dan tekanan mental, tak boleh menjadi sia-sia. Lewat Asian Para Games 2018, pria murah senyum ini memiliki misi khusus, yaitu mengirim pesan kemanusiaan kepada dunia.

"Saya datang untuk mengirimkan pesan ke seluruh dunia bahwa Palestina kuat, Palestina masih ada, kami bagian dari Asia meski dalam masalah. Setidaknya satu dari kami bisa tampil pada ajang ini," ungkapnya dalam nada optimistis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sabet Perak, Syuci Lengkapi Koleksi Medali Asian Para Games 2018

Sabet Perak, Syuci Lengkapi Koleksi Medali Asian Para Games 2018

Sport | Kamis, 11 Oktober 2018 | 00:30 WIB

Asian Para Games: Ditonton Jokowi, Nurtani Enggak Sangka

Asian Para Games: Ditonton Jokowi, Nurtani Enggak Sangka

Sport | Rabu, 10 Oktober 2018 | 19:26 WIB

Usai Asian Para Games, David Jacobs Incar Ajang Level Tinggi Ini

Usai Asian Para Games, David Jacobs Incar Ajang Level Tinggi Ini

Sport | Rabu, 10 Oktober 2018 | 16:26 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×