Suara.com - Juara dunia MotoGP 2018, Marc Marquez mengaku tak keberatan dengan kedatangan Jorge Lorenzo ke tim Repsol Honda. Menurut Marquez, menghalangi kepindahan Lorenzo justru akan membuatnya terlihat lemah.
Jorge Lorenzo mengejutkan jagat MotoGP usai memutuskan pindah ke Honda. Hasil kurang apik dalam dua tahun bersama Ducati disinyalir jadi penyebabnya.
Kepindahan pebalap Spanyol itu ke Honda juga memastikan bahwa paddock tim asal Jepang itu bakal memiliki dua rider juara dunia. Kiprah keduanya tentu amat dinantikan.
Lorenzo sendiri sudah menjajal motor RC213V saat mengikuti tes pramusim di Valencia dan Jerez. Hasilnya cukup bagus dengan mantan rider Yamaha itu bertengger di posis 12 dan 4.
Menanggapi potensi persaingan dengan Lorenzo di Honda, Marc Marquez kembali menegaskan, jika dirinya tak keberatan. Menurutnya, kehadiran rider sekelas Lorenzo bagus untuk Honda.
"Untuk menghalangi kedatangan Lorenzo ke Honda adalah sebuah tanda kelemahan," ujar Marc Marquez dilansir Autosport, Selasa (1/1/2019).
"Jika Lorenzo mengalahkan saya, dia akan melakukannya dengan senjata yang sama. Saya lebih memilih untuk bertarung dengan pistol melawan pistol, dibandingkan bertarung dengan pistol melawan senapan mesin," imbuh pebalap berjuluk The Baby Alien.
Menurut Marc Marquez, persaingannya dengan Jorge Lorenzo secara tak langsung justru menguntungkan Honda. Sebab, berkat persaingan itu, proses pengembangan motor RC213V bisa berjalan lebih pesat.
"Kami akan memiliki motor yang sama dan jika Lorenzo menang, saya akan tahu penyebabnya. Disamping itu, ini merupakan cara kami untuk pengembangkan level motor," tukasnya.
Saat ini, Marquez dan para pebalap MotoGP lainnya tengah menikmati jeda musim. Mereka baru akan kembali mengaspal pada tes pramusim berikutnya, di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia.
Dilansir dari laman resmi MotoGP, tes pramusim itu akan berlangsung pada 1-3 Februari dan 6-8 Februari.