Duet Sri Sugiyanti / Ni'mal Kembali Berbuah Medali di ATC 2019

Syaiful Rachman Suara.Com
Sabtu, 12 Januari 2019 | 19:12 WIB
Duet Sri Sugiyanti / Ni'mal Kembali Berbuah Medali di ATC 2019
Pebalap sepeda disabilitas putri, Sri Sugiyanti (kanan) dan pilotnya, Ni'Mal Magfiroh, berhasil meraih medali perak di nomor 3.000 meter individual pursuit klasifikasi B (tuna netra) Asian Track Championship (ATC) 2019 di Jakarta Internasional Velodrome (JIV), Rawamangun, Jakarta Timur, Jum'at (11/1/2019).

Suara.com - Pasangan atlet paracycling Sri Sugiyanti dan Ni'mal Magfiroh kembali menyumbangkan medali perak bagi Indonesia lewat nomor 1 km Time Trial Paracycling B Putri di Asian Track Championship 2019, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Sri dan Ni'mal menjadi yang tercepat kedua di babak final dengan waktu 1 menit 17,718 detik untuk mengamankan medali perak.

Catatan waktu mereka selisih sekitar satu detik dari pasangan Malaysia Nurul Suhada Zainal/ Nur Azilia Syafinas Mohd Zais yang menjuarai nomor tersebut dengan catatan waktu 1 menit 16, 178 detik.

Sementara itu, medali perunggu diraih pasangan tandem Malaysia lainnya, Nur Syahida Tajudin/ Noraidillina Adilla J.Sam (1:20,052).

"Alhamdulillah masih bisa pertahankan waktu seperti di Asian Paragames kemarin," kata Sri seperti dimuat Antara.

Pasangan yang baru berlatih bersama April tahun lalu itu mengakui kendala di kejuaraan ini adalah ritme. Keduanya masih berusaha menemukan ritme yang pas ketika balapan.

Sri yang mengendarai sepeda di belakang Ni'mal, sebagai pilot, sering keteteran ketika mengayuh sepeda mengimbangi kayuhan sang pilot.

"Saya ingin latihan aja untuk memperbaiki semua. Susah untuk menyinkronkan, untuk menyesuaikan putaran itu susah, masih keberatan," aku Sri.

Sebelumnya pada Jumat (11/1/2019), Ni'mal dan Sri juga merebut medali perak dari nomor 3.000 meter pursuit individu B putri di ATC 2019 yang digelar di Jakarta International Velodrome itu.

Baca Juga: ATC 2019: Gagal di Nomor Sprint, Crismonita Disebut Kalah Pengalaman

Pada Kamis (10/1/2019), mereka meraih medali perunggu di nomor tandem sprint putri B.

Pelatih NPC Paracycling Indonesia Fadilah Umar melihat anak asuhannya lebih percaya diri ketika di APG dibandingkan di kejuaraan tingkat Asia tahun ini, karena latihan sempat terhenti dua bulan pasca-APG.

Setelah masa libur, Sri dan Ni'mal hanya berlatih selama tiga pekan sebelum turun di ATC 2019.

"Karena setelah kemarin jeda itu jadi kita hanya pulihkan kondisi di awal saja, walaupun bisa mereka merasa sedikit dipaksakan," kata Umar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI