Guru Besar UGM Semprot Kenaikan Tukin TNI-Kemenhan: Pemerintah Pesta, Rakyat Cuci Piring

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:23 WIB
Guru Besar UGM Semprot Kenaikan Tukin TNI-Kemenhan: Pemerintah Pesta, Rakyat Cuci Piring
Prabowo naikkan tukin TNI dan ASN Kemhan (setneg.go.id)
baca 10 detik
  • Guru Besar Fisipol UGM Gabriel Lele mengkritik kebijakan kenaikan tukin TNI dan Kemenhan pada Selasa (4/8/2026).
  • Kebijakan kenaikan tukin tersebut dinilai diskriminatif karena mengabaikan nasib guru honorer dan tenaga kesehatan di tengah krisis fiskal.
  • Pemerintah didesak memangkas anggaran proyek tidak mendesak guna mencegah pembengkakan utang akibat tata kelola belanja buruk.

Suara.com - Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM, Gabriel Lele, melontarkan kritik terhadap kebijakan pemerintah menaikkan tunjangan kinerja (tukin) bagi prajurit TNI dan pegawai di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Langkah ini dinilai tidak adil dan melukai rasa keadilan masyarakat di tengah kemelut krisis fiskal serta diabaikannya nasib guru honorer dan tenaga kesehatan.

Gabriel menilai perlakuan istimewa kepada Kemenhan dan TNI memperlihatkan buruknya skala prioritas pemerintah saat ini. Di saat sektor pelayanan publik dasar sedang terpuruk, pemerintah justru mengalokasikan anggaran lebih besar untuk sektor pertahanan.

"Kira-kira pesannya saat ini 'mari kita yang di pemerintah kita pesta, biarkan rakyat yang cuci piring' gitu kira-kira," tegas Gabriel kepada Suara.com, Selasa (4/8/2026).

Menurut Gabriel, publik memiliki alasan yang masuk akal untuk mempertanyakan kebijakan tersebut. Kenaikan tukin dinilai dilakukan secara diskriminatif.

Pasalnya, kebijakan itu hanya menyasar instansi tertentu. Padahal, beban hidup dan krisis ekonomi dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Guru Besar Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM Yogyakarta Profesor Gabriel Lele. (ANTARA/HO-Instagram mapfisipolugm)
Guru Besar Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM Yogyakarta Profesor Gabriel Lele. (ANTARA/HO-Instagram mapfisipolugm)

"Jadi sangat-sangat disayangkan, sangat patut untuk dipertanyakan mengapa kebijakannya justru menaikkan gaji secara diskriminatif," ucapnya.

"Nah maka orang boleh saja kemudian berspekulasi... ah ini dalam rangka konsolidasi militer," imbuhnya.

Ia mengkritik pemerintah karena kerap beralasan "tidak ada anggaran" setiap kali dituntut meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik atau tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan. Namun, dalih keterbatasan anggaran itu seolah menguap ketika menyangkut alokasi anggaran untuk militer.

baca juga

"Hal-hal yang langsung berhubungan dengan publik kalau kita mau bicara tentang bagaimana membangun optimisme, membangun kesejahteraan apalagi bangsa ini. Jadi fokus saja pada mereka-mereka yang langsung berurusan dengan publik," tegasnya.

Gabriel juga menyoroti risiko memburuknya kondisi fiskal negara akibat kebijakan belanja yang dinilainya berlebihan. Apalagi, di tengah defisit anggaran yang membengkak hingga sejumlah daerah kesulitan membayar gaji ASN dan PPPK.

"Yang saya khawatirkan itu adalah ini negara merelaksasi belanjanya dan ketika pendapatan tidak mencukupi, ya sudah ambil jalan pintas saja, yaitu utang," ujarnya.

Ia mengatakan sikap pemerintah yang memaksakan kenaikan tukin tanpa naskah akademik dan konsultasi publik yang transparan menjadi bukti buruknya tata kelola negara.

Alih-alih berbasis data ilmiah (evidence-based policy), perumusan kebijakan saat ini dinilai murni lahir dari dorongan impulsif atau bahkan wangsit elite politik semata.

"Kebijakan publik di Indonesia itu sama sekali tidak jelas tujuannya. Tidak jelas permasalahan apa yang mau diselesaikan," tandasnya.

Melihat pola belanja tersebut, pemerintah didesak segera memangkas anggaran proyek-proyek kementerian yang dinilai tidak mendesak.

"Kalau kita mengenal paradigma utamanya adalah evidence-based policy, yang terjadi di Indonesia itu adalah kebalikannya ya, policy-based evidence. Bikin dulu kebijakannya, baru dicari-cari bukti pendukungnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Pamer Diminta Jadi Brand Ambassador Kopi: Biar Dapat Suplai Terus!

Prabowo Pamer Diminta Jadi Brand Ambassador Kopi: Biar Dapat Suplai Terus!

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Habiburokhman Pastikan Isu Surpres Ganti Kapolri Hoaks

Habiburokhman Pastikan Isu Surpres Ganti Kapolri Hoaks

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Tukin TNI Naik Usai 8 Tahun Stagnan, Kenapa Gaji Guru Masih Tertinggal?

Tukin TNI Naik Usai 8 Tahun Stagnan, Kenapa Gaji Guru Masih Tertinggal?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Berawal dari Posisi Duduk, Denny Indrayana Kirim Surat Terbuka 'Memecat Gibran' ke Prabowo

Berawal dari Posisi Duduk, Denny Indrayana Kirim Surat Terbuka 'Memecat Gibran' ke Prabowo

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Sahroni Soal Isu Kapolri Diganti: Kerjanya Listyo Bagus, Kalau Gak Ada Kurangnya Itu Namanya Tuhan

Sahroni Soal Isu Kapolri Diganti: Kerjanya Listyo Bagus, Kalau Gak Ada Kurangnya Itu Namanya Tuhan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya

Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja

Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Viral Tersangka Tambang Ilegal Foto Bareng Presiden, Diduga Mangkir Pemeriksaan

Viral Tersangka Tambang Ilegal Foto Bareng Presiden, Diduga Mangkir Pemeriksaan

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:06 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Terkini

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 20:05 WIB

Terdampak Debu Proyek! Warga Cilincing Desak KCN Beri Kompensasi Bukan Sekadar Vacuum Cleaner

Terdampak Debu Proyek! Warga Cilincing Desak KCN Beri Kompensasi Bukan Sekadar Vacuum Cleaner

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:04 WIB

ESDM Umumkan Perusahaan yang Menang Lelang Wilayah Kerja Tahap I 2026

ESDM Umumkan Perusahaan yang Menang Lelang Wilayah Kerja Tahap I 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 20:04 WIB

Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam

Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 20:02 WIB

Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama

Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 20:00 WIB

Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN

Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:56 WIB

AI Mulai Dipakai Pemerintah, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik

AI Mulai Dipakai Pemerintah, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:54 WIB

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 19:53 WIB

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:49 WIB

Daftar 'Jemaah Titipan' Haji Khusus Terungkap di Sidang, Staf Khusus Yaqut Sosok di Baliknya!

Daftar 'Jemaah Titipan' Haji Khusus Terungkap di Sidang, Staf Khusus Yaqut Sosok di Baliknya!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:46 WIB

×