E-Sports Butuh Regulasi, Bekraf akan Sampaikan Hal Ini ke Kemenpora

Reky Kalumata | Arief Apriadi
E-Sports Butuh Regulasi, Bekraf akan Sampaikan Hal Ini ke Kemenpora
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf (paling kanan), saat menghadiri babak final Piala Presiden e-Sports 2019 regional Bekasi di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Minggu (3/3/2019). (Suara.com/Arief Apriadi)

Perkembangan e-Sports di Indonesia diakui oleh Bekraf harus dibarengi dengan regulasi atau payung hukum yang jelas.

Suara.com - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, mengakui jika perkembangan e-Sports di Indonesia harus dibarengi dengan regulasi atau payung hukum yang jelas.

Menurut Triawan, hal itu penting untuk memastikan ekosistem olahraga elektronik di Tanah Air itu bisa berjalan positif, baik dari sisi olahraga maupun segi ekonomi.

Pria yang merupakan ayah kandung dari penyanyi Sherina Munaf itu menegaskan jika Bekraf sejatinya tak memiliki wewenang terkait pembuatan regulasi e-Sports. Namun, pihaknya dirasa perlu memberitahukan masalah itu kepada Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Nanti saya akan sampaikan masalah aturan main e-Sports ini ke (Menteri Pemuda dan Olahraga) Imam Nahrawi. Kita akan kaji lagi karena itu sangat penting untuk perkembangan ekosistem e-Sports di Indonesia," ujar Triawan Munaf di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Lebih jauh, Triawan menjelaskan jika perkembangan e-Sports di Indonesia memang sangat masif. Karena itu, Indonesia disebutnya tak boleh kecolongan dan kalah start dari negara-negara lain.

Dengan adanya Piala Presiden e-Sports 2019, Triawan berharap bisa menjaring atlet-atlet e-Sports berbakat Tanah Air. Mereka nantinya diproyeksikan untuk tampil di SEA Games 2019 maupun Asian Games 2022.

"Tujuan diadakannya Piala Presiden e-Sports ini adalah agar Indonesia mempunyai atlet-atlet berprestasi. Karena ini kan sudah menjadi cabang olahraga resmi yang dimainkan di SEA Games dan Asian Games," kata Triawan.

"Mudah-mudahan di SEA Games 2019 kita bisa berprestasi. Apalagi tiga tahun setelah SEA Games, e-Sports juga berpotensi dipertandingkan di Asian Games 2022 di China. Kita juga harus berprestasi di sana," tukasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS